Breaking News:

Berita Liga 3

Komdis PSSI Denda Rp 100 Juta Pelaku Suap Liga 3 Jatim, Beberapa Nama Juga Akan Dipolisikan

Setelah ramai berita 'match fixing' di Liga 3 Jatim beberapa waktu lalu, akhirnya Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi berat pa

Penulis: Dya Ayu | Editor: Ndaru Wijayanto
Entertales
Ilustrasi - Match Fixing alias pengaturan skor 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Setelah ramai berita 'match fixing' di Liga 3 Jatim beberapa waktu lalu, akhirnya Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi berat pada pelaku percobaan suap, Dimas Yopi Perwira Nusa atas tingkah laku buruk di Liga 3 Jatim 2021.

Pria asal Surabaya itu melakukan percobaan suap di laga antara NZR Sumbersari dengan Gresik Putra FC.

Selain itu, Asprov PSSI Jatim berencana melaporkan Bambang Suryo, David, Billy, dan Anshori ke kepolisian.

Dalam surat keputusan Nomor: 001/KOMDIS/PSSI-JTM/XI/2021 dijelaskan, Yopi melakukan percobaaan suap di pertandingan NZR Sumbersari lawan Gresik Putra pada 12 November lalu.

Ia memberi iming-iming uang sejumlah Rp70 juta hingga Rp100 juta agar Gresik Putra mengalah kepada NZR Sumbersari. Tindakan Yopy itu dilakukan untuk keperluan taruhan judi bola online.

Tindakan Yopy ini menurut pengakuannya berdasarkan perintah dari David dan Billy. David berasal dari Jakarta sedangkan Billy berasal dari Denpasar Bali.

Terhadap David dan Billy, Komdis PSSI Jatim tidak bisa menerapkan kode disiplin karena mereka bukan bagian dari football family.

Atas tindakannya tersebut, Komdis PSSI Jatim menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp100 juta.

Selain itu, Yopy juga dihukum dengan larangan beraktivitas di sepak bola selama sepuluh tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved