Breaking News:

Berita Tuban

Kemarahan Buruh di Tuban saat Serikat Pekerja Lain Tak Diundang Pleno Penetapan UMK 2022

Ketegangan antara buruh dengan perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tuban, terjadi saat pleno dewan

Penulis: M Sudarsono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Sudarsono
Buruh sempat bersitegang dengan pihak dinas ketenagakerjaan seusai pleno penetapan UMK Tuban 2022 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Ketegangan antara buruh dengan perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tuban, terjadi saat pleno dewan pengupahan

Hal itu dipicu karena ada dua serikat pekerja yang tak diundang dalam pleno pengupahan UMK 2022, bertempat di gedung korpri.

"Ini maksudnya apa, kok tiba-tiba ada undangan ada yang dicancel (batalkan, red). Ada dua serikat pekerja yang konfirmasi dibatalkan," kata perwakilan buruh usai pleno berakhir, Senin (22/11/2021). 

Buruh tersebut juga tampak marah kepada Kabid Hubungan Industrial Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Tuban, Wadiono.

Ia menyoal undangan serikat buruh lain yang tiba-tiba dibatalkan secara sepihak. 

Namun, pernyataan buruh ditepis oleh Wadiono dengan dalih ia tidak punya wewenang untuk membatalkan. 

"Silahkan bisa ditanya sama yang mengirim surat atau pesan, yang jelas bukan kewenangan saya," jawab Wadiono. 

Hal sama juga disampaikan Ketua FSPMI Cabang Tuban, Duraji.

Ia menyayangkan adanya undangan untuk dua serikat buruh yang dibatalkan, yaitu serikat pekerja nasional (SPN) dan Saburmusi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved