Breaking News:

Berita Malang

Motif Suami Bunuh Istri Siri di Malang, Kesal Ajakan Pindah Rumah Ditolak hingga Perkataan Kasar

Telinga M (61) begitu panas setelah mendengar perkataan istri sirinya T (52) membuat emosinya mendidih. Pria asal Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan,

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Erwin Wicaksono
Dalam kematian wanita berinisial T (51), warga Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, adalah M (61) yang tak lain merupakan suami siri korban, Minggu (21/11/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Telinga M (61) begitu panas setelah mendengar perkataan istri sirinya T (52) membuat emosinya mendidih. Pria asal Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang itu kemudian membalasnya dengan tindakan sadis.

Setidaknya terdapat 15 bacokan yang membuat tubuh T terluka parah. Bahkan polisi menemukan fakta jika luka yang dialami istri siri tersangka itu memiliki dalam sekitar 12 centimeter. Alhasil T kehilangan banyak darah dan akhirnya tewas.

"Dia (korban) tidak mau pindah dari rumah ini. Padahal saya punya tanah sendiri. Dia juga sering pisui (berkata kasar) kepada saya," kata M saat dipaparkan dalam rilis di Polres Malang pada Minggu (21/11/2021).

Kendati telah melakukan perbuatan keji, pria yang telah 3 kali menikah ini mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya menyesal," singkatnya sembari berjalan menuju ruang tahanan Polres Malang.

Baca juga: Cekcok hingga Terbakar Emosi, Suami di Malang Tega Tebas Istri Siri Pakai Celurit

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono menerangkan pihaknya memastikan kejadian penganiayaan berujung hilangnya nyawa tersebut dipicu karena pertengkaran.

"Karena pelaku emosi. Akhirnya ia tega melakukan perbuatan tersebut dikarenaka korban tidak mau diajak pindah rumah," sebut Kapolres.

Baca juga: Begal di Kota Malang Beraksi Dini Hari, Ancam Pakai Pisau Seorang Istri yang Hendak Jemput Suami

T sebelumnya ditemukan tewas pada Senin (15/11/2021) di sebuah rumah semi permanen. T ditemukan dalam kondisi tewas penuh luka senjata tajam.

Usai kejadian itu polisi akhirnya melakukan penyelidikan. Petugas berhasil mengendus keberadaan M yang hendak melarikan diri ke daerah Tulungagung. Belum sampai tujuan, M ditangkap di Srengat, Kabupaten Blitar oleh petugas. 

Baca juga: Rumah Senilai Belasan Miliar Dilelang Bank, Warga Surabaya Ini Cari Keadilan hingga Surati Presiden

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved