Breaking News:

Berita Jatim

F-PKB DPRD Jatim Mulai Lakukan Telaah KUA-PPAS, Sejumlah Hal Jadi Sorotan

Fraksi PKB DPRD Jatim mulai melakukan persiapan untuk pembahasan APBD 2022. Persiapan tersebut dilakukan diantaranya dengan melakukan bedah KUA-PPAS. 

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
Istimewa/ IG FPKB DPRD Jatim
Penasihat F-PKB DPRD Jatim Anik Maslachah (kanan) bersama Ketua F-PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi saat rapat bersama anggota F-PKB. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fraksi PKB DPRD Jatim mulai melakukan persiapan untuk pembahasan APBD 2022. Persiapan tersebut dilakukan diantaranya dengan melakukan bedah KUA-PPAS. 

Rapat yang berlangsung pada Senin (22/11/2021) tersebut diikuti oleh jajaran anggota F-PKB DPRD Jatim. Disebutkan, hal itu untuk melakukan telaah sebelum tahapan pembahasan dilakukan di dewan. 

"Rapat rutin fraksi, termasuk persiapan untuk pembahasan," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi saat dihubungi dari Surabaya, Selasa (23/11/2021). 

Rapat pembahasan tersebut, juga melibatkan tim ahli. Para politisi yang berangkat dari Partai Kebangkitan Bangsa ini melakukan telaah terhadap dokumen untuk APBD 2022. 

Sementara itu, Penasehat F-PKB DPRD Jatim Anik Maslachah mengatakan dalam telaah yang dilakukan pihaknya menyoroti beberapa hal. 

Baca juga: Tingkatkan Mutu Pelayanan Peserta JKN, BPJS Kesehatan Hadirkan BPJS Satu FKTP

Diantaranya terkait indeks kinerja utama (IKU) yang dinilai masih belum jelas. Hal itu lantaran dalam KUA PPAS, sejumlah target masih menggunakan pilihan rentang atau angka antara atau belum menunjukkan angka pasti. 

"Target antara itu, menunjukkan ketidakpastian. Lazimnya yang namanya target itu harus angka pasti. Setidaknya pakai ukuran BPS yang punya data statistik," terangnya menambahkan. 

Anik yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu mengungkapkan, jika memakai target yang tidak pasti, maka akan sangat sulit diukur nantinya. Politisi asal Sidoarjo itu memberi contoh, misalnya terkait pertumbuhan ekonomi. 

Dengan memakai asumsi, tahun 2022 situasi pandemi terus melandai yang juga diikuti pertumbuhan ekonomi membaik, maka seharusnya target sudah bisa dipasang. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved