Breaking News:

Berita Terkini

Kemenparekraf Fokuskan Prinsip 4 AS untuk Tingkatkan Ketahanan dan Daya Saing Usaha Pasca Pandemi

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia mensosialisasikan semangat inovasi dan adaptasi untuk pulihkan

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
Kemenparekraf Fokuskan Prinsip 4 AS untuk Tingkatkan Ketahanan dan Daya Saing Usaha Pasca Pandemi
Istimewa/TribunJatim.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno (kanan), mendorong lebih banyak pelaku ekonomi kreatif turut memperhatikan aspek berkelanjutan dalam berkarya sehingga dapat mempercepat terwujudnya pariwisata yang berkualitas.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia mensosialisasikan semangat inovasi dan adaptasi untuk pulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia lewat penerapan prinsip 4 AS.

Berfokus pada peningkatan resiliensi daya saing usaha, sosialisasi 4 AS ini mengacu pada empat poin yang menjadi prinsip Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Uno, di antaranya Kerja KerAS, CerdAS, TuntAS, dan IkhlAS.

Lewat prinsip 4 AS ini, Kemenparekraf berupaya mendorong industri pariwisata dan kreatif untuk kembali bangkit dan menghidupkan perekonomian nasional.

Prinsip 4 AS Kemenparekraf dihadirkan untuk merespon dampak pandemi Covid-19, khususnya terhadap sektor pariwisata dan industri kreatif di Indonesia. Sebelum ditetapkannya berbagai pembatasan sosial selama pandemi, tercatat ada sekitar 16,11 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2019 dan turun 75% menjadi 4,02 juta pada 2020.

Angka tersebut merupakan pukulan keras bagi perekonomian negara, khususnya pariwisata yang berkontribusi terhadap 5,7% produk domestik bruto (PDB) di Indonesia serta 12,6 juta lapangan pekerjaan di tahun 2019.

Baca juga: Warga Nahdlatul Ulama di Jatim Menyumbang untuk Muktamar NU ke-34, Himpun Dana Rp 2,6 Miliar

"Kita perlu bergerak cepat dan sigap, khususnya dalam memperkaya pengetahuan dan keterampilan baru yang berguna bagi pengembangan usaha. Oleh karena itu, berbagai inisiatif dan kolaborasi bersama para stakeholders perlu ditingkatkan sehingga kita dapat membuka kembali potensi-potensi pariwisata dan industri kreatif yang menghadirkan lapangan kerja baru. Dengan peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, kita dapat bersama-sama membangun kembali perekonomian bangsa," ujar Sandiaga Uno dalam rilis yang diterima TribunJatim.com, Selasa (23/11/21).

*Peningkatan resiliensi daya saing usaha lewat pelatihan wirausaha digital*

Berbagai inisiatif dilakukan Kemenparekraf untuk memulihkan sektor pariwisata dan industri kreatif, di antaranya lewat Bantuan Insentif Pemerintah kepada masyarakat, khususnya pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang mengalami dampak paling berat.

Adapun hingga paruh pertama tahun 2020, industri pariwisata di Indonesia mengalami kerugian hingga Rp 85 triliun, dengan kerugian industri hotel dan restoran hingga Rp 70 triliun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved