Breaking News:

Berita Malang

Polisi Ungkap Fakta Baru Penyelidikan Kasus Pelecehan Seksual di Malang, Motif Terkuak

Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota masih melakukan penyelidikan secara intensif 10 orang terduga pelaku pelecehan seksual dan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
Tribunnews.com
Ilustrasi pencabulan di Malang 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota masih melakukan penyelidikan secara intensif 10 orang terduga pelaku pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap seorang siswi pelajar SD.

Dalam penyelidikan itu, pihak kepolisian menemukan fakta baru yang cukup menarik.

Fakta itu pun dibeberkan langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo.

Baca juga: Dishub Tegaskan Layanan Parkir Kendaraan Asli Tulungagung Gratis! Namun dengan Syarat Taat Pajak

"Jadi, motifnya yang kita dalami dari para terduga pelaku ini, karena adanya kekesalan karena melihat suaminya tidur dengan seorang perempuan (korban). Dan dari sanalah, membuat kekesalan teman-teman istrinya. Sehingga, ini yang memicu kejadian terkait pengeroyokan tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (23/11/2021).

Usai para terduga pelaku diamankan dan dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa suami istri itu adalah pasangan nikah siri.

"Suami istri ini adalah pasangan nikah siri, belum secara resmi. Pernikahannya secara agama, bukan secara hukum Indonesia," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Tinton ini juga mengungkapkan, terduga pelaku dan korban saling mengenal. Namun, tidak terlalu akrab berteman.

Disinggung terkait cara perkenalan korban dengan terduga pelaku hingga korban ditemukan tidur bersama dengan terduga pelaku, pihaknya enggan membeberkan lebih detail.

"Karena ini perkara anak, psikologis korban belum begitu stabil. Dan kami berupaya mendapatkan keterangan dari korban, setelah ada pendampingan dari Trauma Healing Polresta Malang Kota dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Malang," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved