Breaking News:

Berita Kota Blitar

Tim Labfor Polri Lakukan Olah TKP di Lokasi Kebakaran Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar

Tim Labfor Polri Cabang Surabaya lakukan olah TKP di lokasi kebakaran Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar. AKBP Yudhi Hery ikut saksikan langsung.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Tim Labfor Polri Cabang Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran Klenteng Poo An Kiong, Jalan Merdeka Barat, Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (23/11/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tim Labfor Polri Cabang Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran di Klenteng Poo An Kiong, Jalan Merdeka Barat, Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (23/11/2021). 

Ada sekitar tujuh personel dari Tim Labfor Polri Cabang Surabaya yang terjun melakukan olah TKP di lokasi kebakaran di Klenteng Poo An Kiong

Tim Labfor tiba di Klenteng Poo An Kiong, Kota Blitar, sekitar pukul 11.30 WIB. 

Setelah berkoordinasi dengan Polres Blitar Kota, Tim Labfor langsung masuk ke Klenteng Poo An Kiong. 

Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan ikut menyaksikan langsung proses olah TKP yang dilakukan Tim Labfor di lokasi kebakaran Klenteng Poo An Kiong. 

AKBP Yudhi Hery Setiawan bersama anggotanya melihat proses olah TKP yang dilakukan Tim Labfor dari luar garis polisi. 

Pantauan di lokasi, Tim Labfor mengecek benda-benda bekas kebakaran di dalam klenteng. 

Sebelumnya, Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, akan bekerja sama dengan Tim Labfor untuk mencari penyebab kebakaran di Klenteng Poo An Kiong. 

Baca juga: Kebakaran di Klenteng Poo An Kiong Blitar, Sejumlah Patung Dewa yang Usianya Ratusan Tahun Terbakar

Menurutnya, Polres belum berani menduga-duga penyebab kebakaran di Klenteng Poo An Kiong sebelum ada hasil olah TKP dari Tim Labfor. 

Klenteng Poo An Kiong di Jalan Merdeka Barat, Kota Blitar, terbakar pada Senin (22/11/2021) sore. 

Sebagian bangunan klenteng yang berusia 136 tahun itu ludes terbakar. 

Bagian bangunan yang terbakar, yaitu, ruang depan, ruang tengah yang digunakan tempat sembahyang, dan ruang belakang. 

Sejumlah patung dewa di ruang utama sembahyang juga ikut terbakar.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved