Breaking News:

Berita Surabaya

800 Rumah Tidak Laik Huni di Surabaya Ditargetkan Diperbaiki pada 2022, Segini Realisasi Tahun Ini

Pemkot Surabaya menargetkan dapat memperbaiki 800 Rumah Tidak Laik Huni (Rutilahu) pada 2022 mendatang. Target tersebut meningkat dibanding realisasi

TRIBUNJATIM.COM/BOBBY KOLOWAY
Petugas sedang melakukan perbaikan rumah warga di Surabaya yang mendapat bantuan program bedah rumah untuk rumah tidak laik huni (rutilahu). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya menargetkan dapat memperbaiki 800 Rumah Tidak Laik Huni (Rutilahu) pada 2022 mendatang. Target tersebut meningkat dibanding realisasi di 2021.

Anggaran untuk program tersebut pun telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun 2022 yang disahkan Rabu (10/11/2021) lalu.

Dinas Sosial pun saat ini telah mendata warga yang akan menerima bantuan tersebut. "Dinsos memberikan data yang basisnya didasarkan pada data MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah)," kata Plt Kepala Dinsos Surabaya, M Fikser di Surabaya.

Sedangkan anggarannya masuk di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya Dan Tata Ruang (DPRKP CKTR). "Kami support data saja," kata M Fikser.

Baca juga: Belum Semua Wali Murid di Surabaya Perbolehkan Anaknya Ikuti PTM, Begini Langkah Pemkot

Dengan target yang mencapai 800 unit rumah, maka angka tersebut lebih tinggi dari realisasi tahun ini. Yang mana, pada 2021 Pemkot Surabaya baru menargetkan 573 unit.

"Dari jumlah ini, yang direalisasikan hingga saat ini telah mencapai 456 unit. Sedangkan sisanya, masih dalam proses pengerjaan," kata Fikser.

Selain berbasis data MBR, Pemkot juga menginventarisir rumah yang rusak akibat bencana. Khususnya, bencana yang terjadi akhir tahun ini.

"Untuk kejadian bencana yang terjadi pada November sampai Desember akan masuk dalam usulan. Rencananya, akan dilakukan perbaikan pada 2022 mendatang," katanya.

Baca juga: Kapolrestabes Surabaya Terima Kunjungan Azrul : Cintaku Pada Bonek dan Persebaya Adalah Takdir

DPRD Surabaya pun mendukung peningkatan unit perbaikan rutilahu di Surabaya. Ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah menyebut masih banyaknya permintaan perbaikan rutilahu di Surabaya.

Khususnya, bagi masyarakat dari kalangan MBR. "Setelah kami terjun ke lapangan, memang rumah tersebut layak untuk diperbaiki," kata Khusnul.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved