Breaking News:

Berita Tulungagung

Begini Cara Kelompok Tani Belimbing di Tulungagung Atasi Serangan Lalat Buah

Lalat buah menjadi hama utama bagi para petani belimbing di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Ketua Kelompok Tadi Belimbing Artha Mandiri, Udin memamerkan pupuk cair produk kelompoknya. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Lalat buah menjadi hama utama bagi para petani belimbing di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu Tulungagung.

Namun kini mereka mempunyai solusi jitu untuk memutus mata rantai lalat buah ini.

Caranya dengan mengubah semua sampah belimbing menjadi pupuk cair.

Solusi ini juga memberikan manfaat lebih, karena juga menghasilkan maggot yang dimanfaatkan untuk pakan ikan.

Berkat kreasinya ini, para petani yang bergabung dalam Kelompok Tani Belimbing Artha Mandiri menjadi juara satu Kompetisi Kreativitas dan Inovasi (Kasanova) ke-2 tahun 2021.

Baca juga: Murah dan Ramah Lingkungan, Petani Tuban Diminta Mulai Produksi Pupuk Organik

“Kami tidak menyangka bisa juara. Karena awalnya kami lakukan dengan iseng saja,” ucap Ketua Kelompok Tani Belimbing Artha Mandiri, Udin (48).

Udin mengatakan, idenya muncul di masa pandemi banyak buah belimbing yang tak terserap pasar.

Di antaranya banyak yang busuk karena disengat oleh lalat buah.

Ada pula yang membusuk karena tidak terserap pasar.

Baca juga: Bupati Tulungagung Ancam Beri Sanksi ASN yang Terima Bansos Covid-19, Disuruh Kembalikan Bantuan

“Akhirnya berpikir bagaimana caranya memanfaatkan buah-buah yang membusuk itu,” sambung Udin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved