Breaking News:

OTT KPK di Probolinggo

Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Gratifikasi Puput Tantriana Sari

Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo diperiksa KPK terkait dugaan gratifikasi Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Danendra Kusuma
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 15 saksi terkait dugaan suap jual beli jabatan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari. Belasan saksi tersebut diperiksa di Mapolresta Probolinggo, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 15 saksi terkait dugaan suap jual beli jabatan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari.

Belasan saksi tersebut diperiksa di Mapolresta Probolinggo, Rabu (24/11/2021).

Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Para saksi tampak berjalan menuju ruang pemeriksaan sembari membawa sejumlah berkas.

Seorang saksi, Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo, Gandhi Hartoyo mengatakan, berdasarkan surat panggilan penyidik KPK, dirinya diperiksa terkait dugaan gratifikasi.

Ini bukan kali pertama Gandhi Hartoyo diperiksa sebagai saksi.

Sebelumnya pada Kamis 21 Oktober 2021 lalu, dia telah diperiksa. Bahkan, beberapa pekan lalu, penyidik KPK menggeledah kantor PDAM Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu.

"Pemeriksaannya terkait gratifikasi. Mohon doanya," kata Gandhi Hartoyo kepada wartawan.

Sementara, saksi lain, Camat Maron, Mudjito enggan memberikan penjelasan ihwal pemeriksaan.

"Terima kasih, nanti saja," terangnya

Selain Gandhi Hartoyo dan Mudjito, para saksi yang diperiksa penyidik KPK, yakni kakak kandung tersangka Hasan Aminuddin, Abdul Hafid Aminuddin, serta Ajudan Bupati Probolinggo, Faisal Rahman dan Pitra Jaya Kusuma.

Baca juga: Penyidik KPK Periksa 15 Saksi di Probolinggo, Termasuk Kakak Hasan Aminuddin dan Dua Ajudan Bupati

Lalu, Wiraswasta Hadi Djoko Purwanto, Kabid Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Probolinggo Mimik, serta Mantan Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Probolinggo Heri Sudjono.

Kemudian, Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi, Kabag Administrasi PDAM Kabupaten Probolinggo Yudhi Wibowo, serta Kasubbbag Kas Bendahara PDAM Kabupaten Probolinggo Syaiful Anam.

Selanjutnya, Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Tanto Walono, Staf Logistik Yayasan Pondok Hati Nurul Wahidah, Sekretaris Camat Maron Agus Budianto, dan Kabid Bina marga Kabupaten Probolinggo Asrul Bustami.

Hingga pukul 14.00 WIB, proses pemeriksaan terhadap 15 saksi masih berlangsung.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved