Breaking News:

Berita Tuban

Murah dan Ramah Lingkungan, Petani Tuban Diminta Mulai Produksi Pupuk Organik

Pemerintah pusat telah mengurangi jatah subsidi pupuk, maupun jumlah pupuk non subsidi tiap tahunnya.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Pendistribusian pupuk di Kabupaten Tuban 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Petani di Tuban diharapkan mampu memproduksi dan menggunakan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan.

Hal itu bisa dimaksimalkan dalam memanfaatkan limbah ternak yang ada, terlebih dengan bantuan alat pendukung.

Kepala Bidang Perkebunan dan Holtikultura Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban, Lamidi mengatakan, pihaknya membuat program pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) untuk mendorong petani agar mandiri.

Sejumlah kelompok tani (poktan) di beberapa kecamatan juga mendapatkan bantuan alat pengembangan UPPO.

Baca juga: Keren! Drone Mulai Dipakai untuk Penyemprotan Pupuk di Area Persawahan Tuban

"Kita mendukung petani untuk memproduksi dan menggunakan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Ia menjelaskan, enam poktan yang dipilih telah memiliki embrio dan berpotensi melakukan produksi pupuk organik.

Program UPPO juga telah dimulai tahun 2020, bertujuan untuk mengubah pola pikir petani yang selama ini menggantungkan diri pada pemakaian pupuk pabrikan atau unorganik.

"Tujuannya agar petani beralih ke pemakaian pupuk organik yang bisa diproduksi sendiri. Ini penting, sebab dari segi harga pupuk unorganik lebih mahal dan terbatas," pungkasnya.

Baca juga: Temukan Bukti Pelanggaran, Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Penimbunan Pupuk Subsidi Lumajang

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved