Breaking News:

Berita Madiun

Pastikan UMK Kabupaten Madiun Tahun 2022 Naik, Kaji Mbing Akomodasi Pengusaha dan Pekerja

Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro memastikan adanya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2022

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Bupati Madiun, Ahmad Dawami Saat Launching Mal Pelayanan Publik Kabupaten Madiun, Rabu (24/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro memastikan adanya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2022.

Walaupun masih enggan menyebutkan nominalnya, kenaikan UMK tersebut sudah disepakati bersama-sama dengan semua kepala daerah se Jawa Timur dan akan ditetapkan oleh Pemprov Jatim nanti.

"Kenaikan itu kan ada rumusannya yaitu bagaimana perbandingan biaya hidup dengan gaji serta pengaruh inflasi," kata Kaji Mbing, sapaan akrab Ahmad Dawami, Rabu (24/11/2021).

Meledaknya kasus Covid-19 pada bulan Juli 2021 lalu, disebut Kaji Mbing juga berpengaruh pada gejolak inflasi sehingga mempengaruhi perhitungan UMK.

Baca juga: Waspada Curanmor, Polsek Lowokwaru Pasang Banner Imbauan Kamtibmas

Namun ia memastikan, kenaikan UMK ini telah diterima semua pihak terutama dari kalangan pengusaha.

"Kita berpikir harus menjaga masyarakat yang bekerja di situ dan harus menjaga investasi (pabrikan) yang ada di situ juga," ucap Kaji Mbing.

Untuk itu, ia menegaskan, Pemkab Madiun tidak akan berpihak kepada salah satu sisi, apakah itu pengusaha atau pekerja dalam perumusan UMK tahun 2022 ini.

"Kalau investasi (pabrik) itu kita jaga maka masyarakat bisa kerja. Jadi tetap keberpihakannya kepada masyarakat lagi," lanjutnya.

Kaji Mbing juga memastikan, besaran kenaikan UMK tahun 2022 sudah sesuai dengan kondisi perekonomian di Kampung Pesilat (sebutan Kabupaten Madiun).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved