Breaking News:

Berita Gresik

Pembunuh Istri dan Aniaya Anak di Driyorejo Gresik Ditemukan Tewas Ditabrak Kereta Api

Pembunuh istri dan aniaya anak di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ditemukan tewas ditabrak kereta api

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
instagram @zadatalithaa
Joko Sumarsono (kiri) saat momenada Talitha (tengah) didampingi almarhum sang istri Triyana (kanan). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pembunuh istri dan aniaya anak di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ditemukan tewas ditabrak kereta api.

Terduga pelaku itu bernama Joko Sumarsono berusia (63) tahun tewas dengan luka parah di dekat rel kereta api di wilayah Kabupaten Jombang.

Kepala Desa Bambe, Mudjiono membenarkan bahwa pria yang ditemukan tewas di dekat rel kereta api itu adalah Joko Sumarsono. 

Suami Triyana (55) yang meninggalkan rumah usai menghabisi nyawa istrinya pada pagi tadi sekitar pukul 07.30 Wib. Joko juga menganiaya anaknya bernama Zada Talitha (25).
"Benar itu pak Joko, saya sekarang menuju Jombang bersama tim Polsek Driyorejo," ucap Mudjiono melalui sambungan seluler, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Keji, Seorang Suami di Driyorejo Gresik Habisi Nyawa Istri dan Tusuk Kepala Anak

Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi juga sudah mendapat informasi terkait seorang pria diduga pelaku pembunuhan di Bambe meningal dunia. Saat ini, tim Polsek Driyorejo sedang menuju Jombang.

"Kami masih belum sampai lokasi, sehingga belum bisa memastikan apakah korban tabrak kereta api itu adalah pelaku," ucapnya kepada awak media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat laki-laki dengan kondisi mengenaskan adalah Joko Sumarsono. Pihak keluarga juga berangkat ke Jombang. Joko ditemukan mengenakan pakaian hitam, celana hitam, kaos abu-abu. Joko tidak membawa identitas apapun.

Dia berjalan kaki dari arah utara menuju ke selatan di perlintasan kereta api double track sekitar pukul 15.42 WIB di melintasi jalur rel Kereta Api KM 89+570. Pada saat yang bersamaan, petugas jalur lintasan 79 telah menutup palang pintu perlintasan, karena akan melintas Kereta Api Jayakarta jurusan Surabaya – Pasar Senen Jakarta.

Sewaktu Kereta Api yang datang dari arah timur melaju ke barat itu melintas, Joko Sumarsono mengadangnya dan terpental puluhan meter. Meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi kepala menganga. Jasad Joko ditutupi daun pisang sebelum dievakuasi ke RSUD Jombang. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved