Breaking News:

Berita Surabaya

Pencarian Balita yang Tenggelam Manukan Dihentikan Sementara, Besok Petugas Selami Box Culvert

Proses pencarian, GSA (2) balita yang dikabarkan tenggelam di parit sedalam dua meter di Jalan Kasman 1, Manukan Kasman, Tandes, Surabaya

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
Saat petugas Tim Penyelam BPB Linmas dan Tim Rescue PMK Surabaya melakukan penyelaman di parit sedalam dua meter, di Jalan Kasman 1, RT 2, RW 10, Manukan Kasman, Tandes, Surabaya, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Proses pencarian, GSA (2) balita yang dikabarkan tenggelam di parit sedalam dua meter di Jalan Kasman 1, Manukan Kasman, Tandes, Surabaya, Rabu (24/11/2021), dihentikan sementara.

Penghentian sementara operasi pencarian tersebut dilakukan oleh petugas sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Pemkot Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, proses pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (25/11/2021) besok mulai pukul 07.00 WIB.

"Akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00, dengan fokus pencarian di box culvert Jalan Raya Manukan," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Balita yang Tenggelam di Parit Manukan Tandes Anak Penjual Jamu, Tetangga: Ditinggal Saat Cuci Botol

Petugas gabungan yang melakukan proses pencarian itu, terdiri dari BPB Linmas Kota Surabaya, Satpol PP Surabaya, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, dan Tim Basarnas Kantor Surabaya.

Petugas gabungan telah melakukan operasi pencarian mulai pukul 18.00 WIB, beberapa menit pascamenerima laporan dari warga mengenai adanya insiden tersebut.

Pantauan TribunJatim.com, petugas melakukan penyelaman sepanjang parit yang berkedalaman sekitar dua meter dan lebar 1,5 meter.

Kemudian proses pencarian berlanjut hingga pukul 20.30 WIB. Namun, sayang keberadaan korban masih belum ditemukan.

"Sejauh 100 meter dari titik tenggelam ke arah box culvert korban belum ditemukan 19.00 tim kembali melakukan penyisiran dengan tehnik yang sama korban belum ditemukan," jelasnya.

Kendati demikian, Irvan mengungkapkan, pihaknya tetap mengerahkan sejumlah personel penjaga di sekitar parit.

Sekaligus mendirikan posko operasi di dekat parit yang menjadi lokasi korban tenggelam.

"Darlog yang shift sekarang tinggal sebagian stay di sana," pungkasnya.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved