Breaking News:

Berita Kota Malang

7 Orang Jadi Tersangka Pelecehan dan Penganiayaan di Malang, Kuasa Hukum Kawal Kasus hingga Tuntas

Update kasus pelecehan seksual dan penganiayaan pelajar SD di Kota Malang, sudah ada tersangka, tim kuasa hukum akan mengawal kasus hingga tuntas.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Tangkapan layar video viral bullying gadis di Kota Malang. Dalam video yang berdurasi 2 menit 29 detik itu, terlihat seorang gadis remaja dipukuli dan ditendangi oleh beberapa remaja perempuan, Kamis (18/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polresta Malang Kota telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap pelajar SD di Kota Malang.

Namun, meski telah ada penetapan tersangka, tim kuasa hukum korban tetap akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Salah satu tim kuasa hukum korban, Do Merda Al-Romdhoni mengatakan, pihak kuasa hukum akan melakukan pendampingan diversi kepada korban, baik di tingkat kepolisian, kejaksaan maupun pengadilan.

"Selain itu, kami juga akan membantu proses trauma healing. Agar korban siap, ketika dimintai keterangan di kejaksaan maupun saat nanti menjadi saksi korban di pengadilan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (25/11/2021).

Perlu diketahui, diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Sesuai dengan yang telah tercantum dalam Pasal 1 angka 7 UU RI No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Kuasa hukum telah menyerahkan semua (setiap keputusan) pada orang tua korban. Tapi, kami akan terus mengawal proses ini demi keadilan korban. Kalau kami berharap, proses ini sampai di pengadilan dan ditemukan keadilan untuk korban," jelasnya.

Oleh sebab itu, tim kuasa hukum dari DPC Ikadin Malang Raya akan secara all out mengawal kasus pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap pelajar SD di Kota Malang tersebut.

"Kami all out semua, siap untuk turun. Ada 11 advokat yang siap mengawal kasus tersebut," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC Ikadin Malang Raya sekaligus salah satu anggota tim kuasa hukum korban, Leo Permana mengungkapkan, saat ini pihaknya terus melakukan pendampingan hukum kepada korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved