Breaking News:

Berita Surabaya

Pasangan Program Bayi Tabung RSIA Kendangsari Surabaya Sempat Tertimpa Musibah Sampai Bayi Prematur

Pasangan program bayi tabung RSIA Kendangsari Surabaya sempat tertimpa musibah sampai bayinya lahir prematur dengan berat 1.750 gram.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Melia Luthfi Husnika
Didik Santoso memperlihatkan foto putrinya yang lahir dari program bayi tabung di RSIA Kendangsari Surabaya, Kamis (25/11/2021). 

"Rasanya campur aduk tidak bisa digambarkan waktu itu. Sedih tapi harus tetap bertindak untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Meski berisiko, saya optimistis operasi akan lancar. Alhamdulillah berjalan lancar," papar Didik. 

Belum sembuh dari duka kehilangan salah satu bayi dan operasi illius obstruktif, pasangan suami istri tersebut dihadapkan lagi dengan kenyataan pahit. Memasuki usia kehamilan sang istri di 33-34 minggu, air ketuban pecah dan habis. 

Tim dokter tidak bisa mempertahankan lagi dan terpaksa harus segera melakukan operasi sesar untuk menyelamatkan keduanya.

"Panik, khawatir dan takut jadi satu. Tapi saya tetap yakin ini adalah bagian dari jalan Tuhan yang harus dilalui. Saya pasrah," ujarnya. 

Proses operasi sesar yang memakan waktu 4 jam tersebut ternyata membuahkan hasil manis. Seorang bayi mungil perempuan berhasil dilahirkan. Meski masih dirawat di inkubator, bayi tersebut menunjukkan progres dan terus membaik.

"Karena sangat kecil dan prematur jadi harus dirawat di inkubator dulu. Setelah bayi saya lahir, semua pengorbanan itu rasanya terbayarkan. Memang butuh banyak pengorbanan baik materi, tenaga, dan lapang dada. Tapi tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha. Dan saya membuktikannya sendiri," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved