Breaking News:

Berita Surabaya

Tak Kunjung Ada Kejelasan, Imigran Afganisthan Gelar Aksi di Depan Konjen Australia di Surabaya

Ratusan imigran asal Afghanistan yang mengungsi ke negara Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Konjen Autralia, Jalan Ir Soekarno Surabaya,

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Ratusan Imigran asal Afghanistan gelar aksi damai menuntut kejelasan status kewarganegaraan di delan Konjen Australia 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ratusan imigran asal Afghanistan yang mengungsi ke negara Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Konjen Autralia, Jalan Ir Soekarno Surabaya, Kamis (25/11/2021) pagi.

Berbekal berbagai poster dan spanduk, para imigran asal Afganistan itu mengaku sudah tinggal di Indonesia sejak tahun 2010 lalu, dan ingin segera mendapat kepastian untuk menetap tinggal di Negara yang menerimanya.

"Kami sudah lama tinggal di Indonesia, sejak tahun 2010 lalu, dan kami ingin segera mendapat negara ketiga yang bisa menerima kami," ungkap salah satu imigran, Khodadad.

Khodadad menyebut, sampai saat ini belum adanya kejelasan dari negara-negara yang akan menampung para Imigran asal Afghanistan.

Baca juga: Skenario Aksi Buruh Berubah, Demo Terkait Upah Dilakukan di Kabupaten Kota Masing-masing

Bahkan, ironinya, saat ini banyak dari mereka yang mengalami gangguan kesehahatan hingga mental, karena kondisi di penampungan sangat sulit.

"Kami disini sangat kesulitan, tidak bisa melakukan aktivitas secara normal sehingga banyak saudara saudara senasib, mengalami gangguan kesehatan dan mental. Dan kami sangat berharap secepatnya dapat dikirim ke negara yang menerima Imigran agar kami dapat melanjutkan kehidupan selanjutnya," tambahnya.

Imigran Afganistan yang mayoritas berasal dari suku Azara itu, mengaku tidak ingin kembali ke negara asalnya, karena ancaman kematian sudah sangat jelas, di mana Taliban yang berkuasa saat ini diakui sangat kejam.

Baca juga: Pencarian Balita Tenggelam di Parit Surabaya Berlanjut, Basarnas Bagi Dua Sektor dengan 2 Teknik

"Suku Azara adalah suku minoritas di Afganistan, selain ancam dari Taliban, kami juga sering dikucilkan oleh suku suku yang lain. Dan kami disana sangat menderita," pungkasnya.

Untuk segera mendapat negara tujuan yang menampung para imigran, mereka akan terus melakukan aksi damai setiap Minggu di Konjen Australia dan Amerika.

Baca juga: Mengaku Dapat Bisikan Gaib, Pria di Ponorogo Dua Kali Gali Makam Sang Istri yang Telah Meninggal

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved