Breaking News:

Berita Tulungagung

Uang Transport Guru Honorer di Tulungagung Diusulkan Naik, Bupati Sanggupi Segini

DPRD Kabupaten Tulungagung mengusulkan kenaikan uang transportasi untuk guru honorer di Kabupaten Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Perwakilan Guru Tidak Tetap (GTT) melaksanakan tabur bunga di makam WM Sastrodihardjo, guru musik WR Supratman dalam rangka peringatan Hari Guru. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - DPRD Kabupaten Tulungagung mengusulkan kenaikan uang transportasi untuk guru honorer di Kabupaten Tulungagung.

Sebab selama ini guru honorer menjadi tiang penyangga pendidikan di Tulungagung, namun kesejahteraan mereka sangat buruk.

Anggota Komisi A DPRD Tulungagung, Imam Kambali, mengatakan selama ini uang transportasi honorer hanya Rp 350.000.

“Uang transportasi kadang diberikan per bulan, kadang diberikan setiap tiga bulan sekali,” ungkap Kambali.

Besaran uang transportasi ini sudah naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 250.000 per bulan.

Baca juga: Kisah Guru Honorer di Pasuruan, Belasan Tahun Mengajar, Tak Lolos PPPK

Namun besaran uang transportasi ini lebih rendah dibanding dengan daerah sekitarnya.

Ia mencontohkan, di Trenggalek guru honorer bisa mendapatkan Rp 700.000 per bulan.

“Jadi kita sudah ketinggalan dibanding Trenggalek. Padahal APBD kita lebih besar dari Trenggalek,” sambung Kambali.

Lanjutnya, di Tulungagung ada sekitar 3000 guru honorer, 1900 di antaranya guru kelas.

Namun dari jumlah itu hanya sekitar 1800 yang menerima uang transportasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved