Breaking News:

Berita Kota Blitar

Wisata Makam Bung Karno Kota Blitar Tetap Buka Saat Libur Nataru, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Wisata Makam Bung Karno Kota Blitar tetap buka saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta PPKM Level 3, namun jumlah pengunjung dibatasi.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
surya/samsul hadi
Kawasan Makam Bung Karno Kota Blitar terlihat lebih asri setelah dilakukan penataan taman dan pembersihan fasilitas oleh Kemensos, Senin (25/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkot Blitar tidak menutup Wisata Makam Bung Karno saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Wisata Makam Bung Karno tetap buka, tapi jumlah pengunjung dibatasi dan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru

"Tempat wisata tetap buka, tapi jumlah pengunjungnya dibatasi saat libur Nataru," kata Wali Kota Blitar, Santoso, Kamis (25/11/2021). 

Seperti diketahui, pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 di seluruh Indonesia saat libur Natal dan Tahun Baru

Penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia dimulai pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Terkait hal itu, Santoso mengatakan, Pemkot Blitar tetap akan mematuhi kebijakan pemerintah pusat menerapkan PPKM Level 3 di seluruh daerah saat libur Nataru

Penerapan PPKM Level 3 di seluruh daerah itu merupakan upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 saat libur Nataru

Dengan penerapan PPKM Level 3 di seluruh daerah, pemerintah berharap tidak terjadi gelombang ketiga Covid-19 setelah libur Nataru. 

Baca juga: Terkait Wisata Bromo Saat Natal dan Tahun Baru, TNBTS Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

"Kami akan mematuhi penerapan PPKM Level 3 saat libur Nataru. Kebijakan itu untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi ledakan gelombang ketiga kasus Covid-19 setelah libur Nataru," ujar Santoso

Apalagi, kata Santoso, Kota Blitar yang menjadi percontohan penerapan PPKM Level 1 jangan sampai terjadi ledakan kasus Covid-19 lagi.

Menurutnya, Kota Blitar harus bisa mempertahankan status PPKM Level 1 dan menjaga agar tidak terjadi ledakan kasus Covid-19 lagi. 

"Kalau sampai lepas, anggaran yang sudah keluar banyak dan Kota Blitar sebagai percontohan akan kembali ke nol lagi. Kami harus bisa mempertahankan agar tidak terjadi ledakan kasus lagi," katanya. 

Dikatakannya, saat penerapan PPKM Level 3 selama libur Nataru, Pemkot Blitar juga akan melakukan pengetatan mobilitas masyarakat.

"Ada pengetatan mobilitas masyarakat, tapi hal-hal lain tetap berjalan seperti biasa. Pariwisata juga demikian, hanya saja jumlah pengunjung dibatasi 50 persen sesuai ketentuan di PPKM Level 3," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved