Breaking News:

Berita Jatim

Helat Turnamen Pencak Silat Setiap Tahun Jadi Cara Polda Jatim Tekan Kasus Tawuran

Sejumlah 304 orang peserta mengikuti turnamen pencak silat Piala Kapolda Cup 2021 yang dihelat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jumat (26/11/2021).

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI
Suasana pertandingan dalam turnamen pencak silat Piala Kapolda Cup 2021 yang dihelat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jumat (26/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Sejumlah 304 orang peserta mengikuti turnamen pencak silat Piala Kapolda Cup 2021 yang dihelat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jumat (26/11/2021).

Ratusan orang peserta itu datangnya dari seluruh perguruan pencak silat yang tersebar seantero wilayah Provinsi Jatim.

Para peserta akan dijadwalkan bertanding selama perhelatan yang berlangsung empat hari Jumat (26/11/2021) hingga Senin (29/11/2021) mendatang.

Seluruh peserta yang tiba di Mapolda Jatim, merupakan hasil seleksi 'terbaik' dari wilayah kabupaten tempat mereka berasal.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta berjanji akan membuat agenda pertunjukkan dan pertandingan pencak silat serupa akan dihelat secara rutin setiap tahun.

Selain mengasah kemampuan seni bela diri para anggota muda perguruan pencak silat di Jatim, untuk menemukan bibit-bibit atlet seni bela diri pencak silat.

Perhelatan pencak silat tahunan yang diadakan oleh Polda Jatim secara tahunan, nantinya diharap dapat menekan potensi angka kejadian kekerasan atau konflik horizontal yang disebabkan oleh oknum anggota perguruan silat di Jatim.

Sekaligus, mengajak para anggota perguruan silat untuk ikut andil dalam menciptakan dan menjaga keamanan dan ketertiban umum masyarakat.

"Harapannya, dengan banyaknya pertandingan, maka akan mengurangi tawuran antar adik-adik ini, dan ini bakal menjadi wadah yg baik dan positif," ujarnya di Mapolda Jatim, Jumat (26/11/2021).

Tak cuma itu, Nico menambahkan, pihaknya juga tak segan memberikan apresiasi terhadap para atlet seni bela diri yang terbukti berprestasi di berbagai ajang pertandingan bergengsi, dengan memberi kesempatan untuk menjadikannya anggota Kepolisian RI.

"Nantinya kalau ada yang berprestasi kami bisa menjaring mereka sebagai anggota polisi," katanya.

Oleh karena itu, melalui sarana perhelatan Piala Kapolda Cup 2021, Nico berharap para orangtua, termasuk para guru dan pengurus perguruan silat untuk senantiasa memandu dan membimbing para anak didiknya untuk menjadi atlet ke arah yang lebih positif.

Yakni berprestasi di bidang seni bela diri dan ikut andi dalam menciptakan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban umum masyarakat.

"Pesan saya sebagai orangtua, tolong kita bina adik-adik ini, dan kita titip pada ketua perguruan perguruan, agar adik kita dibina dengan baik, agar nanti mewujudkan generasi yang tangguh dan mewujudkan Jatim yang lebih baik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved