Breaking News:

Berita Kota Malang

Kepala Disdikbud Kota Malang Tanggapi Soal Status Pendidikan Korban dan Pelaku Perundungan

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana menanggapi terkait status pendidikan korban serta pelaku pelecehan seksual dan perundungan di Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana mengatakan, Disdikbud tetap menjamin status pendidikan pelaku serta korban pelecehan seksual dan perundungan. Sehingga, korban dan pelaku tetap dapat mengikuti kegiatan pendidikan seperti biasanya, Minggu (28/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kepastian jaminan pendidikan bagi siswi SD di Kota Malang yang menjadi korban pelecehan seksual dan perundungan akhirnya terjawab.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang tetap menjamin status pendidikan korban maupun pelaku. Sehingga, korban dan pelaku tetap dapat mengikuti kegiatan pendidikan seperti biasanya.

"Karena pendidikan tidak boleh putus di tengah jalan. Tetap dijamin pendidikannya, baik korban maupun pelaku," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana kepada TribunJatim.com, Minggu (28/11/2021).

Suwarjana menjelaskan, para pelaku dan korban mendapat hak yang sama dalam pendidikan. Sehingga, baik korban dan pelaku tetap dapat mengikuti kegiatan pendidikan, namun dengan pendampingan dari tim psikolog.

"Soal psikologi, pendampingan dan semuanya, itu adalah kewajiban dari Dinas Sosial, bukan kami. Kita hanya kroscek ke pihak sekolah, untuk memastikan mereka adalah siswa yang belajar di situ (di sekolah)," bebernya.

Pria yang akrab disapa Suwarjana ini juga mengungkapkan, pihaknya siap memfasilitasi, baik korban dan pelaku  untuk tetap belajar

"Mereka (pelaku dan korban) masih usia sekolah, sehingga kita fasilitasi. Kalau ujian, kita antar soal ujiannya," tambahnya.

Disinggung lebih lanjut, terkait kasus pelecehan seksual dan perundungan tersebut, dirinya hanya menjawab secara singkat.

"Karena sudah ditangani yang berwajib, jadi sifatnya kami hanya memantau. Semua kami serahkan ke pihak yang berwajib," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved