Breaking News:

Berita Otomotif

Bahaya Aquaplaning Bagi Pengendara Motor saat Musim Hujan, Ban Bisa Ngambang!

Saat musim hujan seperti ini, bukan hanya komponen pada motor, seperti ban saja yang perlu diperhatikan.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Fikri Firmansyah
Pengguna Honda PCX saat melewati jalanan basah. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Saat musim hujan seperti ini, bukan hanya komponen pada motor, seperti ban saja yang perlu diperhatikan.

Mewaspadai setiap model dan jenis peristiwa penyebab kecelakaan yang kerap dialami kendaraan roda dua saat musim hujan juga wajib diketahui, dipahami dan diperhatikan.

Misalnya, saat sedang fokus berkendara, tiba-tiba saja sepeda motor terasa mengambang atau terapung di atas, biasanya ini terjadi apabila kondisi jalan yang basah.

Kondisi tersebut sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan pengendara roda dua celaka.

Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan mengatakan, secara teknis peristiwa ban mengambang atau terapung disebut aquaplaning.

Baca juga: Pentingnya Cek Kondisi Ban Saat Musim Hujan, Jika Gundul Sulit Mencengkeram

"Aquaplaning adalah kondisi di mana ban kendaraan melewati permukaan air namun dalam keadaan mengambang atau tidak sepenuhnya menyentuh tanah.

Oleh karena itu perlu kewaspadaan lebih saat berkendara terutama dalam kondisi hujan," jelas Hari pada TribunJatim.com. Senin (29/11/21).

Hari menjelaskan, yang cukup fatal bagi pengendara sepeda motor, khususnya saat terjadi aquplaning maka akan kehilangan kontrol kemudi yang berakibat terjadinya kecelakaan. 

Kecelakaan itu terjadi karena grip ban berkurang dan ban menjadi licin saat melakukan pengereman ataupun sedikit melakukan manuver.

Adapun untuk menghindar dari bahaya aquaplaning sendiri, Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim dengan segudang pengalaman itu mengatakan, pertama, wajib berkendara dengan kecepatan rendah saat terjadi hujan dan banyak genangan air di jalan.

Kedua, kurangi manuver mendadak serta rem mendadak yang dapat mengakibatkan sepeda motor terjatuh.

Ketiga, jaga jarak aman kendaraan. "Karena ketika hujan tingkat visibilitas atau pandangan mulai menurun, dengan menerapkan tips ketiga ini, maka dapat meminimalisir terjadinya pengereman mendadak ataupun manuver yang dapat membahayakan," imbuhnya.

Keempat, pengecekan dan perawatan sepeda motor menjadi sesuatu yang wajib sebelum berkendara untuk memastikan bahwa motor siap dan aman digunakan untuk berkendara .

"Pada intinya, pengendara motor harus lebih berhati-hati lagi, apalagi saat melintas di sebuah genangan, tetap waspada dan jaga kondisi kesehatan," tutup Hari.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved