Breaking News:

Berita Malang

Akibat Diguyur Hujan, Sebuah Plengsengan di Kelurahan Mergosono Malang Mendadak Ambrol

Akibat diguyur hujan, sebuah plengsengan yang berada di Jalan Kolonel Sugiono 3B RT 10 RW 5, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/ Kukuh Kurniawan
Plengsengan yang berada di Jalan Kolonel Sugiono 3B RT 10 RW 5, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mengalami ambrol. Nampak para warga membersihkan puing-puing plengsengan. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Akibat diguyur hujan, sebuah plengsengan yang berada di Jalan Kolonel Sugiono 3B RT 10 RW 5, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mengalami ambrol.

Seorang warga sekitar, Makawaru (50) mengatakan, kejadian runtuhnya plengsengan itu terjadi pada Selasa (30/11/2021) dini hari.

"Kejadiannya terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Tiba-tiba, plengsengan yang berada tepat di belakang rumah Rudi ambrol ke bawah," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (30/11/2021).

Dirinya menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

"Yang ambrol itu, adalah plengsengan tanah kosong di belakang rumah Rudi. Akibat kejadian tersebut, rumah Rudi mengalami retak-retak dan rumah tetangganya yang bernama Mustofa juga mengalami retak-retak," jelasnya.

Baca juga: BMKG Ingatkan Penanganan Bencana Hidrometeorologi Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Covid-19

Sementara itu, Lurah Mergosono, Riko Indra menuturkan, setelah mendapat informasi tentang ambrolnya plengsengan tersebut, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dan kami telah berkoordinasi dan meminta bantuan kepada pihak BPBD Kota Malang. Untuk penyebab kejadian, diduga karena konstruksi plengsengan yang kurang kuat menahan tanah. Apalagi sebelum kejadian itu terjadi, di wilayah sini diguyur hujan dari siang hingga sore hari," bebernya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang Alie Mulyanto melalui Penelaah Bahan Kajian Bencana Alam Seksi Logistik Penanggulangan Bencana Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang, Cornelia Selvyana Ayoe mengungkapkan, plengsengan yang ambrol itu memiliki ukuran panjang 25 meter dan tinggi 8 meter.

"Kami telah melakukan assesment terkait kerusakan dan kerugian yang terdampak di lokasi kejadian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terhadap segala potensi bencana yang dapat terjadi di sekitar tempat tinggalnya. Selain itu kami juga telah memberikan bantuan, berupa 10 sembako dan 4 terpal. Empat terpal itu rencananya akan dipasang di area sekitar plengsengan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tandasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved