Breaking News:

Berita Surabaya

Aksi Buruh di Surabaya Berjalan Kondusif, Kapolrestabes Surabaya Minta Maaf ke Warga Soal Kemacetan

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, aksi demo buruh yang berlangsung pada Selasa (30/11/2021) terbilang berlangsung kon

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/Istimewa
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan minta maaf pada warga soal kemacetan imbas aksi demo buruh di Gedung Grahadi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, aksi demo buruh yang berlangsung pada Selasa (30/11/2021) terbilang berlangsung kondusif, aman dan terkendali.

Sepanjang berlangsungnya aksi sejak pagi hingga malam hari, tidak terpantau adanya gejolak negatif dari massa peserta aksi yang cenderung mengganggu jalannya demonstrasi.

Kecuali, kemacetan. Yusep harus mengakui sejumlah ruas jalan di Kota Surabaya terjadi kepadatan yang belakangan menjadi kemacetan.

Hal itu disebabkan adanya penambahan volume jumlah kendaraan yang masuk ke sejumlah ruas jalanan kota, dari kendaraan para buruh luar wilayah Surabaya.

"Untuk masa dari pekerja, baik dari Sidoarjo, Pasuruan, Jombang, Mojokerto, Gresik, Tuban, Lamongan, semua menuju Surabaya, masuk di jalan utama, di jalan A Yani, sampai Jalan Tunjungan," katanya pada awak media di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Temui Buruh yang Gelar Aksi Kenaikan UMK, Sekdaprov Jatim Beberkan 4 Poin Kesepakatan

Oleh karenanya, mantan Ditreskrimsus Polda Jatim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Surabaya yang merasa terganggu aktivitasnya.

Sekaligus ucapan terima kasih atas bantuan kekompakan warga Surabaya untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban.

"Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan permohonan maaf, kepada masyarakat Surabaya, yang terganggu aktivitasnya atas kegiatan aksi buruh. Namun kita jaga gotong-royong kebersamaan untuk jaga Kamtibmas," jelasnya.

Melihat beberapa hasil mediasi antara pihak perwakilan buruh dan Pemprov Jatim. 

Yusep mengatakan, saat ini massa buruh dari berbagai daerah di Jatim, telah membubarkan diri.

Dan kini, pihak Polda Jatim bersama polres jajaran terkait, sedang melakukan proses pengawalan kendaraan massa buruh untuk kembali ke wilayahnya masing-masing.

Ia memastikan, besok sudah tidak ada lagi proses pengumpulan massa aksi dari kelompok buruh untuk melakukan aksi lanjutan.

"Mudah-mudahan. Tadi komitmen insyaAllah, bahwa ini adalah hasil terbaik, dan besok sudah tidak ada lagi kegiatan aksi yang disaksikan masyarakat umum," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved