Breaking News:

Berita Kota Batu

Saluran Irigasi Alami Pendangkalan, Lumpur Setebal 15 Cm Tutupi Jalan di Kelurahan Ngaglik Batu

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Batu mengakibatkan luapan lumpur ke jalan raya, Selasa (30/11/2021). Peristiwa itu terjadi di Jl A

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/PUSDALOPS BATU
Petugas dan warga gotong -royong membersihkan lumpur yang menutupi Jl Abdul Ghani Atas setelah hujan deras mengguyur Kota Batu, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Batu mengakibatkan luapan lumpur ke jalan raya, Selasa (30/11/2021). Peristiwa itu terjadi di Jl Abdul Ghani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batu, Achmad Choirur Rochim menjelaskan, peristiwa melubernya lumpur ke jalanan itu akibat saluran irigasi yang mengalami pendangkalan.

“Sehingga tidak mampu menampung dan mengalirkan air. Air serta lumpur meluap dan menutup badan jalan sepanjang 20 meter dan lebar 6 meter,” ujar Rochim dalam keterangan tertulis, Selasa (30/11/2021).

Tebal material lumpur mencapai 15 cm. Meski begitu, luapan lumpur itu tidak mengganggu arus lalu lintas. Kawasan Jalan Abdul Ghani Atas memang bukan jalan protokol yang banyak dilalui kendaraan.

Baca juga: Menikmati Staycation Berlanskap Kota-kota Belanda dan Suasan Sejuk di Omah Londo Hotel & Resort Batu

Petugas yang datang ke lokasi langsung membersihkan lumpur. Lumpur pun bisa dibersihkan pada sore hari. Meski sudah bersih, pengguna jalan diharapkan meningkatkan kewaspadaan saat melalui ruas jalan tersebut.

Petugas tidak hanya membersihkan lumpur yang meluap ke jalan, mereka juga membuat sodetan dan normalisasi saluran irigasi supaya peristiwa serupa tidak terjadi kembali ketika hujan intensitas tinggi

“Kami juga upayakan pembuatan dinding penahan tebing agar tidak terjadi longsor,” ungkap Rochim.

Kota Batu berstatus siaga darurat bencana memasuki musim penghujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir April 2021.

Baca juga: Jalan Penghubung Desa di Gresik Berlumpur Akibat Luapan Kali Lamong, Kini Telah Dilakukan Perbaikan

Kepala BPBD Batu, Agung Sedayu menerangkan, status siaga darurat tersebut berdasarkan prakiraan hujan oleh BMKG.

"Siaga darurat karena masuk penghujan,” ungkapnya.

Ada potensi peningkatan curah hujan hingga akhir tahun 2021. Curah hujan hingga akhir tahun diperkirakan antara 200 mm sampai 400 mm.

“Itu termasuk tinggi. Kalau Januari belum ada laporannya karena pemantauan dilakukan tiga bulan sekali," ungkapnya.

Agung juga memaparkan ada sejumlah potensi tinggi titik longsor di 10 desa dan kelurahan.

Ada kategori tinggi, sedang dan rendah. Dari cakupan 20 ribu ha di wilayah Kota Batu, 4500 ha kategori tinggi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved