Breaking News:

Berita Kota Kediri

Hari Aids Sedunia, Wali Kota Kediri Berpesan agar Masyarakat Risiko Tinggi Tidak Takut Periksa Dini

Peringatan Hari Aids Sedunia, Wali Kota Kediri berpesan agar masyarakat risiko tinggi tidak takut untuk memeriksakan diri lebih dini.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Kegiatan pemeriksaan kesehatan masyarakat yang berlangsung di fasilitas pelayanan kesehatan Kota Kediri, Selasa (30/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Memperingati Hari Aids Sedunia 2021, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berpesan pada masyarakat risiko tinggi untuk tidak perlu takut memeriksakan diri lebih dini.

“Masyarakat bisa konsultasi melalui Warga Peduli Aids (WPA) yang ada di kelurahan, nanti akan difasilitasi lebih lanjut sampai ke fasilitas pelayanan kesehatan," jelas Abdullah Abu Bakar, Selasa (30/11/2021).

Diungkapkan Abdullah Abu Bakar, ditargetkan kasus HIV di Kota Kediri dapat diketahui secara dini, jumlah penyandang yang menjalani pengobatan sepadan dan angka kesembuhannya meningkat.

Sementara untuk menekan risiko penularan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) disiapkan pemeriksaan kesehatan secara gratis di 9 puskesmas dan 6 rumah sakit di Kota Kediri.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr Fauzan Adima, masyarakat Kota Kediri dapat mengakses layanan pemeriksaan HIV dan IMS secara gratis di fasilitas kesehatan (faskes) melalui Poli Volunteer Counselling Test (VCT).

“Beberapa faskes sudah memiliki layanan Perawatan Dukungan dan Pengobatan (PDP) sehingga selain pemeriksaan dan konseling, pasien positif langsung mendapatkan obat. Seperti pada Poli VCT di RSUD Gambiran, RSM Ahmad Dahlan, Puskesmas Pesantren 1, Puskesmas Baluwerti, dan Puskesmas Campurejo,” jelas dr Fauzan Adima.

Selain melalui Poli VCT secara langsung ada beberapa poli yang nantinya akan berkesinambungan dengan Poli VCT.

Baca juga: Pemkab Targetkan Zero PenderitaHIV/AIDS di Gresik, Terungkap Jumlah Penderitanya Tahun Ini

Seperti pasien Poli Umum dengan gejala mengarah pada HIV, pasien TB, dan ibu hamil pada Poli Kesehatan Ibu Anak (KIA) maka akan dirujuk pada Poli VCT untuk pemeriksaan dini.

Peran faskes bersinergi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) peduli Aids yang melakukan pendekatan pada populasi kunci dinilai cukup bagus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved