Breaking News:

Berita Jatim

Kawasan Wisata Gunung Bromo via 4 Pintu Masuk Kembali Dibuka, Terapkan Pembatasan Jumlah Pengunjung

Kawasan wisata Gunung Bromo via empat pintu masuk kembali dibuka, terapkan pembatasan jumlah pengunjung, baik di hari kerja maupun akhir pekan.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Fikri Firmansyah
Wisata Gunung Bromo - Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali dibuka pada Selasa (30/11/2021) untuk empat pintu masuk, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Pasuruan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali dibuka pada Selasa (30/11/2021) untuk empat pintu masuk, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Pasuruan.

Sebab, keempat wilayah tersebut saat ini telah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2.

Kepala Seksi Wilayah 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarmin mengatakan, pembukaan wisata Gunung Bromo berdasarkan surat pengumuman Nomor PG.33/ T.8/BIDTEK/ BIDTEK 1/KSA/11/ 2021.

Pembukaan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 63 tahun 2021, tanggal 29 November 2021, terkait PPKM Level 3, 2 dan 1, Corona Virus Disease 2019 wilayah Jawa dan Bali.

Tentunya, saat dibuka, pihak TNBTS menerapkan aturan pembatasan jumlah pengunjung.

"Pengunjung kawasan wisata Gunung Bromo dibatasi 25 persen, baik di hari kerja maupun akhir pekan," kata Sarmin, Selasa (30/11/2021).

Sarmin merinci, pembagian kuota pembatasan jumlah pengunjung di lima destinasi. Di Site Bukit Cinta sebanyak 31 orang per hari, Site Bukit Kedaluh 107 orang per hari, serta Site Penanjakan 222 orang per hari.

Baca juga: Pro dan Kontra Rencana Pembangunan Jembatan Kaca di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Kemudian, Site Mentigen berjumlah 55 orang per hari dan Site Savana Teletubbis 319 orang per harinya.

Pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi saat berwisata di kawasan Gunung Bromo.

Wisatawan yang berkunjung ke kawasan TNBTS harus sudah vaksinasi Covid-19 minimal dosis satu.

"Pemesanan tiket masuk dilakukan secara daring melalui https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org/," sebutnya.

Ia melanjutkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terkait pembukaan kawasan wisata Gunung Bromo.

Di sisi lain, kebijakan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), masih menunggu instruksi pemerintah pusat, karena rencananya pemerintah pusat akan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia saat Nataru. 

Bila ada keputusan penutupan destinasi wisata saat Nataru, TNBTS akan mengikuti dan mematuhi aturan pemerintah.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved