Breaking News:

Berita Surabaya

Mahasiswa di Surabaya Kaget Motornya Hilang Saat Hendak Salat Isya, Padahal Magrib Tadi Masih Ada

Sebuah motor penghuni kosan di Jalan Dukuh Menanggal Gang 8A, Gayungan, Surabaya digondol maling, pada Senin (22/11/2021) malam.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/Istimewa
Dokumentasi foto motor mahasiswa yang hilang di kosan Dukuh Menanggal Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Sebuah motor penghuni kosan di Jalan Dukuh Menanggal Gang 8A, Gayungan, Surabaya digondol maling, pada Senin (22/11/2021) malam.

Motor yang raib itu, adalah Honda Vario bernopol P-5807-DF, milik Muhammad Triatmojo (20) mahasiswa asal Situbondo.

Korban Triatmojo mengaku, dirinya mengetahui pertama kali motornya raib sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat itu, dirinya hendak, mengambil air wudhu di kamar mandi lantai dasar bangunan tempat kosannya, untuk menunaikan ibadah salat Isya.

Padahal, saat dirinya mengambil air wudhu untuk menunaikan salat Magrib, motornya itu, masih berada di lokasi parkir biasanya.

Baca juga: Kota Malang Rawan Curanmor, Berikut 3 Daerah yang Paling Sering Jadi Target Sasaran

"Kondisi motor sudah saya kunci setir. Untuk pastinya gak tau jam berapa tapi antara magrib dan isya," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (1/11/2021).

Sayangnya, tidak ada kamera CCTV pengawas di area parkir kosannya itu. Sehingga ia tidak bisa memastikan berapa jumlah pelaku yang menggondol motornya.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpunnya. Triatmojo menduga, pelakunya berjumlah sekitar tiga orang.

"Dugaan pelaku lebih dari 3 orang. Kesimpulan saya ambil, kemungkinan orang sekitar juga terlibat dalam pengawasan TKP," jelasnya.

Baca juga: Pilu, Ojol Korban Curanmor Saat Berteduh dan Tunggu Orderan di Surabaya, Suara Helm Jatuh Jadi Tanda

Tidak ada benda berharga lain di dalam bagasi jok motor yang ikut raib bersamaan dengan motor tersebut.

Hanya saja, Triatmojo yang sudah menghuni kosan tersebut sejak dua tahun lalu itu, mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.

Kendati demikian, ia mengaku telah melaporkan insiden pencurian tersebut ke markas kepolisian setempat.

Mengingat, di kawasan sekitar bangunan kosannya, sudah terjadi sedikitnya tiga kali insiden pencurian motor, kurun waktu satu bulan.

"Sudah melapor ke Polsek Gayungan. Menurut orang sekitar sudah terjadi 3 kali kejadian curanmor di Gang 8A dalam jangka waktu sebulan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved