Berita Pasuruan

Gus Ipul Sebut Mandataris Muktamar Telah Habis, 80 Persen PWNU Setuju Regenerasi

Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa kepengurusan PBNU saat ini sejatinya bukanlah mandataris Muktamar. Kepengurusan mandataris Mukt

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Galih Lintartika
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa kepengurusan PBNU saat ini sejatinya bukanlah mandataris Muktamar. Dia menegaskan kepengurusan mandataris Muktamar telah berakhir sejak pertengahan tahun 2020 silam.

“Kalau ada yang masih ngomong Mandataris Muktamar itu kekeliruan yang perlu dikoreksi. Yang benar kepengurusan perpanjangan yang diputuskan Konbes (konferensi besar) PBNU. Mandataris Muktamar telah habis masa jabatannya,” kata Gus Ipul usai mengikuti zoom persiapan Muktamar bersama puluhan Ketua-ketua Wilayah NU se Indonesia, Kamis (2/12/2021).

Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul karena masih ada yang mempertanyakan keabsahan mandataris Miktamar.

Padahal sesuai AD/ART organisasi, jabatan tertinggi di NU adalah jajaran Syuriah yang dalam hal ini dikomandani secara penuh oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

“Ingat mandataris Muktamar Jombang berakhir tahun 2020. Kepengurusan sekarang itu perpanjangan karena PBNU gagal menggelar Muktamar 2020,” kata Gus Ipul.

Baca juga: Soal Muktamar NU ke-34, PKB Jatim Tegaskan Tak Akan Intervensi

Sekadar diketahui, kepengurusan PBNU hasil Muktamar Jombang harusnya berakhir pada Oktober 2020. Namun karena pandemi, Munas dan Konbes Alim Ulama tahun 2020 memutuskan untuk memundurkan Muktamar pada Oktober 2021.

Dengan pengunduran ini, artinya kepengurusan PBNU hasil Muktamar juga berakhir dan Konbes NU memutuskan untuk memperpanjang kepengurusan. Artinya kepengurusan yang sekarang merupakan mandataris Konbes NU.

Setelah diundur hingga Oktober 2021, lagi-lagi PBNU tidak siap menggelar Muktamar dan hasil Munas-Konbes memundurkan lagi Muktamar hingga 23-25 Desember 2021.

Namun, hingga kini PBNU belum memutuskan apakah akan jadi menggelar muktamar atau tidak. Apalagi pemerintah sudah memastikan akan menerapkan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Baca juga: Dinamika Tarik Ulur Muktamar NU ke-34, PWNU Jawa Timur Pastikan Tetap Ingin Digelar Tahun Ini

“Ada yg ingin menunda nunda muktamar Muktamar,” kata Gus Ipul.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved