Breaking News:

Berita Situbondo

Hendak Ambil Air, Warga Situbondo Kaget Lihat Kobaran Api Bakar Rumah Tetangga, Teriak Minta Tolong

Hendak ambil air, warga Situbondo kaget lihat kobaran api membakar rumah tetangganya, teriakan minta tolong pecahkan malam hingga bangunkan warga.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Dua rumah semipermanen milik Jusin (65) dan Yuda (35), warga Lingkungan Ayuban, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, nyaris ludes dilalap si jago merah, Kamis (2/12/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Dua rumah semipermanen milik Jusin (65) dan Yuda (35), warga Lingkungan Ayuban, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, nyaris ludes dilalap si jago merah, Kamis (2/12/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat terjadi kebakaran, rumah Jusin dalam keadaan kosong tidak ada penghuninya, karena pemilik rumah sedang berada di rumah anaknya, dan bekerja di Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh Yuda, tetangga Jusin.

Pada saat itu, Yuda yang keluar hendak mengambil air yang berada di luar rumahnya kaget melihat kobaran api membakar rumah tetangganya itu.

Kontan Yuda berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Mendengar teriakan Yuda, warga yang sedang tidur terbangun dan langsung berlarian menuju suara minta tolong.

Warga pun berusaha memadamkan kobaran api dengan menggunakan peralatan seadanya.

Sementara warga yang lain menghubungi petugas pemadam kebakaran, agar kobaran api tidak merambat ke bangunan rumah warga yang lain.

Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam datang ke lokasi dan menyemprotkan air ke arah kobaran api yang mulai membesar itu.

"Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam," ujar Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin.

Baca juga: Motor Jadul di Probolinggo Mendadak Terbakar Usai Isi Bensin, Pengendara Luka Bakar

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu, akan tetapi kerugian materi yang dialami cukup besar hingga mencapai puluhan juta rupiah.

"Kondisi satu rumah rusak total dan satu rumah lagi hanya sebagian bangunan rumahnya yang terbakar," kata Zainul Arifin.

Zainul Arifin mengatakan, peristiwa kebakaran itu berawal dari rumah Jusin, namun karena jarak bangunan rumahnya berdempetan, sehingga kobaran api merember ke rumah tetangga.

"Ya dugaan sementara kebakaran itu akibat korsleting listrik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved