Breaking News:

Berita Probolinggo

Satgas PEN Mabes Polri Tinjau Pembangunan Pasar Bayeman di Probolinggo

Satgas Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) Markas Besar (Mabes) Polri dan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) meninjau langsung pekerjaan konst

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Satgas Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) Markas Besar (Mabes) Polri bersama Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Probolinggo tengah meninjau pembangunan Pasar Bayeman, Kamis (2/12). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Satgas Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) Markas Besar (Mabes) Polri dan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) meninjau langsung pekerjaan konstruksi Pasar Bayeman, Tongas, Probolinggo

Kapolresta Probolinggo AKBP Wadi Sa'bani, mengatakan peninjauan dilakukan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan spesifikasi. 

Selain itu, selesai sesuai dengan kontrak. Pasalnya, pembangunan ini menggunakan anggaran PEN 2021

"Hal ini untuk memastikan penggunaan anggaran PEN 2021 tepat dan benar. Asistensi mengedepankan tindakan preventif dari Satgas PEN daerah," katanya, Kamis (2/12/2021). 

Ia menyebutkan hasil peninjauan persentase pembangunan Pasar Bayamen masih berkisar 72 persen. Saat ini, prosesnya dalam tahap penyelesaian atap. 

Baca juga: Air Sungai Kedunggaleng Probolinggo Meluap hingga ke Permukiman, Warga Panik

"Harapannya, di sisa waktu 21 hari ini pekerjaan selesai sesuai tahapan," ungkapnya. 

Perwakilan Satgas PEN Mabes Polri, Kombes Pol Drs. Gatot Subroto, menjelaskan dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional, Polri membentuk Satgas PEN. 

Satgas PEN dibentuk dari tingkat Mabes Polri sampai dengan Polda jajaran. 

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional. 

Baca juga: Maling Apes di Gresik, Jual Motor Hasil Curian di Grup Jual Beli, Pembelinya Ternyata Polisi

Yakni dengan menetapkan program dukungan Polri terhadap pemulihan ekonomi nasional. 

"Sebagai salah satu program prioritas yang harus dilaksanakan dalam 100 hari pertama kepemimpinannya ini dapat segera bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menerangkan pengawasan, asistensi, dan pendampingan yang dilakukan Satgas PEN tentu melalui berbagai tahapan. 

Tahapan itu, yakni insert, declare, asisst, warning, serta strike. 

Sementara, Satgas PEN mendorong APIP Probolinggo untuk mengedepankan upaya pencegahan dan pemecahan masalah. 

"Jangan sampai ada praktik menjual pekerjaan atau di sub konstruksi ke pihak ketiga. Karena hal itu berdampak pada kualitas hasil pekerjaan. Kalau ada pungutan liar segera laporkan kepada Aparat Penegak Hukum," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved