Breaking News:

Berita Jatim

Gelar Lomba Baca Kitab Kuning Saban Tahun Jadi Cara PKS Jatim Jaga Tradisi Keilmuan Islam

Gelar Lomba Baca Kitab Kuning rutin setiap tahun jadi cara PKS Jatim menjaga tradisi keilmuan Islam, Irwan Setiawan: Sejalan dengan perjuangan PKS.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/PKS Jatim
Semifinal Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) yang digelar PKS Jatim di Museum NU Surabaya, Kamis (2/12/2021) sore.  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur (PKS Jatim), Irwan Setiawan mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan apresiasi generasi muda pesantren yang diketahui gigih menjaga tradisi keilmuan Islam. 

Di antara apresiasi yang diberikan PKS Jatim adalah dengan menggelar Lomba Baca Kitab Kuning

Itu disampaikan Irwan Setiawan saat pembukaan kegiatan Semifinal Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) yang digelar PKS Jatim di Museum NU Surabaya pada Kamis (2/12/2021) sore. 

Menurut Irwan Setiawan, kegiatan itu digelar sebagai bentuk kecintaan kepada khazanah keilmuan Islam serta ulama. Di sisi lain, juga sebagai upaya untuk menjaga aqidah ahlussunah wal jama’ah.

"Sejalan dengan garis perjuangan PKS yang memperjuangkan kerakyatan, keumatan dan pengokohan nasionalisme Indonesia," kata Irwan Setiawan kepada awak media, Jumat (3/12/2021). 

LBKK ini rutin digelar saban tahun. Tahun ini merupakan tahun kelima kegiatan yang digelar PKS tersebut. Ratusan santri berpartisipasi dalam lomba ini. 

Irwan menyebut, dalam sejarah perjalanan bangsa ini, peran para ulama dan santri pejuang juga besar. Sebab itu, penghargaan pada kalangan pesantren harus terus dilakukan. 

"Bagi kami di PKS, pemuda tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat dari suatu program kegiatan. Tapi juga harus terlibat sebagai pengendali dalam prosesnya. Tidak sekadar sebagai objek tapi sebagai subjek," ungkap Irwan. 

Baca juga: Lomba Baca Kitab Kuning PKS Sudah Masuk Semi Final, Irwan Setiawan: Pengokohan Nasionalisme

Sementara itu, Dwi Hari Cahyono, politisi PKS yang juga Ketua Fraksi di DPRD Jatim mengatakan, pihaknya sangat dekat dengan kalangan pesantren. 

Sehingga, melalui kegiatan Lomba Baca Kitab Kuning itu, pihaknya ingin mengajak generasi bangsa untuk tidak melupakan karya ulama kompeten. 

"Semoga ini langkah awal kita untuk melestarikan kitab-kitab klasik yang merupakan kitab rujukan kita, baik untuk dipraktikkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Utamanya praktik-praktik ibadah kita dalam kehidupan sehari-hari," tegas Dwi Hari Cahyono.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved