Breaking News:

Berita Surabaya

Pemerintah Batalkan PPKM Level 3 di Momen Nataru, DPRD Jatim Ajak Seluruh Pihak Tetap Disiplin

Keputusan pemerintah yang membatalkan penerapan PPKM level 3 diyakini sudah melalui kajian yang mendalam. Sekalipun demikian, seluruh pihak diharapkan

TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih saat ditemui di Surabaya beberapa waktu lalu 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keputusan pemerintah yang membatalkan penerapan PPKM level 3 diyakini sudah melalui kajian yang mendalam. Sekalipun demikian, seluruh pihak diharapkan tetap disiplin lantaran pandemi masih menjadi ancaman. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih menanggapi pemerintah yang mencabut rencana PPKM untuk momen Nataru.

"PPKM dibatalkan itu pasti dengan banyak pertimbangan yang matang," kata Hikmah, Selasa (7/12/2021).

Hikmah meyakini, sudah ada ukuran telaah yang dilakukan Satgas nasional hingga akhirnya keputusan itu diambil. Politisi PKB itu menyebut pihaknya menghormati keputusan anyar itu. 

Baca juga: PPKM Level 3 saat Nataru Batal, Wagub Emil Dardak Beberkan Langkah Pemprov Jatim

Itu juga menjadi kabar gembira terkait dengan recovery ekonomi. Meski begitu, Hikmah menyebut bukan berarti seluruhnya bisa langsung euforia. 

Semua pihak diharapkan tetap dapat mematuhi seluruh ketentuan terkait pencegahan penularan Covid-19. Ada tidaknya PPKM tetap harus disiplin protokol kesehatan. Sebab, wabah belum sepenuhnya usai. 

"Kesadaran diri jangan hanya karena aturan-aturan. Jadi bukan karena ada PPKM kita minta awasi baru mau prokes. Kesadaran harus kita tumbuhkan dari diri sendiri," ungkapnya. 

Disisi lain, Hikmah juga mengingatkan pemerintah untuk melakukan sosialisasi kembali. Termasuk menjelaskan secara utuh mengapa pemerintah akhirnya mencabut rencana tersebut. 

"Disampaikan penjelasannya oleh pemerintah secara resmi, kenapa kemudian pemerintah menetapkan untuk dicabut," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved