Breaking News:

Berita Trenggalek

Terlibat Saling Ejek, Pemuda di Trenggalek Dikeroyok Tanpa Ampun, 9 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Terlibat saling ejek, pemuda di Trenggalek dikeroyok tanpa ampun, 9 orang ditetapkan jadi tersangka, berhubungan dengan penganiayaan di Tulungagung.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
Lima dari sembilan tersangka kasus pengeroyokan di Desa Sukorejo, Kabupaten Trenggalek, Selasa (7/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Satreskrim Polres Trenggalek menetapkan sembilan orang sebagai tersangka kasus pengeroyokan di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, Minggu (5/12/2021) dini hari.

Mereka diduga menganiaya seorang pemuda berinisial ZA dengan cara mengeroyok di pinggir jalan dekat warung kopi.

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera menjelaskan, para tersangka dan korban merupakan oknum pendekar dua perguruan silat yang berbeda.

Menurut AKBP Dwiasi Wiyatputera, kasus pengeroyokan tersebut merupakan dampak dari rentetan kasus penganiayaan yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Tulungagung.

"Jadi ada dampak dari kejadian di Tulungagung," kata AKBP Dwiasi Wiyatputera, Selasa (7/12/2021).

Sembilan tersangka yang ditangkap adalah AFT (21), MYT (18), AIS (20), RN (19), BW (18), dan empat bocah lain di bawah umur.

Lima tersangka dewasa kini ditahan. Sementara empat lainnya yang berusia di bawah umur tak ditahan.

AKBP Dwiasi Wiyatputera menjelaskan, pengeroyokan itu bermula dari selisih paham. Awalnya, mereka terlibat saling ejek.

Baca juga: Tak Terima Lihat Postingan Foto Pakai Atribut Perguruan Silat, Pemuda di Jember Keroyok Mahasiswa

"Kemudian dilakukan penganiayaan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para tersangka," ujar AKBP Dwiasi Wiyatputera.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian punggung. Menurut polisi, korban dipukul secara bergantian dengan tangan kosong dan benda tumpul.

"Saat ini korban menjalani rawat jalan," ungkapnya.

Para tersangka kini dijerat dengan pasal 170 ayat (2) ke-1e dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved