Breaking News:

Berita Malang

Dituduh Lukai Seseorang saat Bersantai di Alun-alun Kota Malang, Remaja Ini Berujung Kehilangan HP

Aksi penipuan dengan mengatasnamakan pelaku kekerasan, terjadi di Kota Malang. Hal tersebut seperti yang dialami oleh Radit (20), warga asal Kelurahan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Ilustrasi Pengeroyokan 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Aksi penipuan dengan menuduh korban melakukan tindak kekerasan, terjadi di Kota Malang.

Hal tersebut seperti yang dialami oleh Radit (20), warga asal Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Sabtu (4/12/2021).

Dari penuturannya, korban saat itu sedang bersepeda di area Alun-Alun Merdeka Kota Malang sekitar pukul 05.00 WIB.

Setelah beberapa menit bersepeda, ia bersama dengan temannya duduk di salah satu bangku di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Sekitar pukul 06.00 WIB, ada dua orang yang tiba-tiba menghampiri dirinya dan temannya.

Dengan nada sedikit tinggi, korban dituduh telah melukai adik pelaku. Pelaku terus memaksa dan mendesak korban, hingga akhirnya korban diajak oleh pelaku untuk bertanggung jawab.

Baca juga: Nasib Pilu Wanita di Malang, Hendak ke Pasar, Malah Jadi Korban Tabrak Lari, Lihat Kondisinya Kini

"Pelaku ini meminta HP saya sebagai jaminan, agar mau ikut dengan mereka. Setelah itu, saya dipaksa untuk naik mobil untuk bertemu dengan adiknya, yang katanya saya pukuli," ujarnya pada Kamis (9/12/2021).

Dirinya pun mengikuti ajakan pelaku, dan menyerahkan HP Vivo Y20 miliknya sebagai jaminan. Lalu, ketiganya berangkat menuju ke arah Jalan Sulawesi, Kecamatan Klojen.

"Sesampainya di Jalan Sulawesi, saya disuruh turun dulu. Pelaku berdalih mau memanggil adiknya. Saat itu sudah tidak kepikiran kalau HP masih dibawa pelaku," jujurnya.

Baca juga: Seekor Landak Jawa Ditemukan BKSDA Jatim di Desa Terdampak Erupsi Semeru, Begini Kondisinya

Pelaku pun langsung tancap gas dan meninggalkan korban. Setelah ditunggu hampir setengah jam, korban baru menyadari bahwa dirinya telah ditipu.

Korban pun langsung kembali ke rumahnya, dengan meminta tolong orang sekitar.

Korban pun juga sudah melacak HP miliknya, sayangnya tidak aktif dan hilang. Akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang ada. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya begitu saja dan selalu berhati-hati dengan berbagai modus kejahatan yang ada," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved