Breaking News:

Berita Madiun

956 Personel Gabungan Disebar Amankan Pilkades Serentak Kabupaten Madiun

Polres Madiun akan mengerahkan 956 personel untuk mengamankan Pilkades Serentak Kabupaten Madiun yang akan dilaksanakan 20 Desember 2021 nanti.

TRIBUNJATIM.COM/istimewa
Polres Madiun Menggelar Lat Pra Ops dan Gladi Lapang Pengamanan TPS Pilkades Serentak Kabupaten Madiun, Jumat (10/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Polres Madiun akan mengerahkan 956 personel untuk mengamankan Pilkades Serentak Kabupaten Madiun yang akan dilaksanakan 20 Desember 2021 nanti.

Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan personel tersebut bukan hanya dari Polres Madiun saja tapi juga gabungan dari Polres Magetan, Polres Ngawi dan Polres Ponorogo serta Brimob.

Personel tersebut akan disebar untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik strategis selama Pilkades berlangsung terutama di TPS (Tempat Pemungutan Suara)

"Untuk jumlah anggota yang PAM TPS tergantung dari tingkat kerawanannya. Apabila hasil analisa masuk kategori rawan maka anggota yang melaksanakan PAM akan dipertebal," kata Jury usai memimpin Lat Pra Ops dan Gladi Lapang Pengamanan TPS Pilkades Serentak Kabupaten Madiun, Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Dua Pekan Lalu Masih Rp30 Ribu, Harga Cabai di Kabupaten Madiun Kini Tembus Rp65.000, Ini Sebabnya

Jury menegaskan, kepada seluruh anggota Polres Madiun terutama yang BKO atau bertugas wajib netral.

"Anggota juga wajib menjaga situasi pelaksanaan Pilkades aman dan kondusif di tengah Pandemi Covid-19," lanjutnya.

Dengan dilaksanakannya Lat Pra Ops dan gladi lapang, personil juga diharapkan mengetahui dengan seksama tahapan-tahapan Pilkades serentak sebagai dasar dalam pengamanan nanti.

"Selain itu anggota juga harus mampu mensosialisasikan kepada masyarakat sehingga saat hari pencoblosan nanti, masyarakat sudah mengetahui informasi bagaimana teknis di dalam pencoblosan tersebut," jelasnya.

Baca juga: Dituduh Sebar Uang Sehari Jelang Pilkades, Tim Sukses Cakades di Lumajang Dikeroyok 30 Orang

Kepada masyarakat, Jury mengajak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban desanya masing-masing.

"Namanya kompetisi ada yg menang dan ada yang kalah. Siapapun yang menang jangan sampai merusak persaudaraan atau merusak persatuan dari kita," terang Jury.

"Kalau ada yang kurang puas, silakan disalurkan ke proses tahapan yang diakui oleh hukum, jangan melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri atau orang lain," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved