Breaking News:

Berita Kota Mojokerto

Hendak COD, Dua Pria Asal Surabaya Diamankan Polisi, Ratusan Botol Arak Bali Disita

Hendak transaksi COD, dua pria asal Surabaya diamankan polisi di Mojokerto, ratusan botol arak Bali disita petugas.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Anggota Satsamapta mengamankan ratusan botol mihol ilegal jenis arak Bali di Mapolresta Mojokerto, Sabtu (11/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tim Samapta Polresta Mojokerto berhasil menggagalkan transaksi minuman berakohol (mihol) tanpa izin edar alias ilegal yang dikirim melalui jasa ekspedisi dari Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

Ratusan botol mihol jenis arak Bali tersebut diamankan dari dua pelaku saat hendak transaksi cash on delivery (COD) di sebuah warung Jalan Mayjen Sungkono, Kota Mojokerto, Jumat (10/12/2021) sore.

Adapun barang bukti yang disita dari pelaku AD, laki-laki (44) warga Kelurahan Wonosari Wetan, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, yaitu dua dus yang berisi 91 botol arak Bali dalam kemasan 600 Ml di antaranya 14 botol merah dan 77 botol hitam.

Hasil pengembangan polisi menangkap pelaku MSA (33) warga Kelurahan Tanjung Wari, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya.

Sedangkan, barang bukti disita 88 botol kemasan 600 Ml jenis arak Bali di tempat persembunyian pelaku MSA di rumah kos Simo Magersari, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, pada Jumat (10/12/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Total barang bukti yang disita dari dua pelaku sebanyak 179 botol mihol jenis arak Bali yang dikirim melalui ekspedisi dan dijual secara COD di wilayah Kota Mojokerto," ungkap Kasi Humas Polresta Mojokerto, Ipda MK Umam, Sabtu (11/12/2021).

Ipda MK Umam mengatakan, terbongkarnya kasus ini bermula dari pantauan (Cyber Troops) di media sosial terkait peredaran mihol ilegal di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Pihaknya melakukan undercover buy dan berhasil menangkap dua pelaku dengan barang bukti ratusan botol mihol jenis arak Bali.

Baca juga: Gerebek Rumah Kos di Mojokerto, Polisi Ciduk Pasangan Bukan Suami Istri dan Sita Puluhan Botol Miras

"Dari pengakuan kedua pelaku, Mihol itu dikirim langsung dari kawasan Karangasem, Bali melalui jasa ekspedisi di Surabaya yang diedarkan dijual Rp 30 ribu di kawasan Kota Mojokerto," jelasnya.

Polisi kini masih memburu pemilik ratusan botol mihol yang diedarkan di wilayah Kota Mojokerto tersebut.

"Kedua pelaku kurir yang mengantarkan mihol ke pemesanan melalui COD untuk pemiliknya masih dalam penyelidikan," ucap Umam.

Pihaknya menekankan terhadap penanggung jawab ekspedisi pengiriman barang agar turut mendukung menciptakan harkamtibmas, sehingga tidak dapat mencegah pengiriman mihol ilegal.

"Penindakan Tipiring sesuai Perda pasal 25 ayat 2 nomor 2 tahun 2015 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved