Berita Surabaya

Rencana Naik Gunung Batal, Pemuda di Surabaya Ditusuk Orang Tak Dikenal, Berawal dari Cekcok

Rencana naik gunung batal, pemuda di Surabaya ditusuk sekolompok orang tak dikenal, berawal dari cekcok hingga kejar-kejaran.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Jalan Raya Prapen, Prapen, Tenggilis Mejoyo Surabaya, yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pemuda asal Kenjeran, Surabaya, ditusuk pada bagian perut, usai cekcok dengan gerombolan anak muda tak dikenal, Minggu (12/12/2021) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang pemuda berjenis kelamin laki-laki berinisial YM (21) warga Kenjeran, Surabaya, ditusuk oleh orang tak dikenal, di Jalan Raya Prapen, Prapen, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Minggu (12/12/2021) dini hari.

Informasinya, korban mengalami luka sobek pada bagian perut karena sabetan senjata tajam (tajam). 

Akibat lukanya itu, korban terpaksa menjalani perawatan medis di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Pelakunya berjumlah satu orang yang tak dikenal.

Sebelum menyabetkan sajam kepada korban, pelaku mendatangi korban secara bergerombol dengan kelompoknya, sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut Kapolsek Tenggilis Mejoyo Polrestabes Surabaya, AKP Riki Donaire Piliang, insiden pengeroyokan berujung penusukan itu, diawali percekcokan yang terjadi di antara kelompok korban dan pelaku.

Percekcokan di antara dua kubu tersebut, terjadi pertama kali, ketika pihak korban melintas dan berpapasan dengan pihak pelaku di kawasan Jalan Ir Soekarno-Hatta, Sukolilo, Surabaya.

Belum jelas faktor pemicunya. Pertemuan kedua belah pihak itu, ternyata berbuah percekcokan.

Akibatnya, sempat terjadi aksi kejar-kejaran di antara kedua belah pihak, dan berakhir di kawasan Jalan Raya Prapen, Prapen, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, atau 500 meter selepas traffic light, tepat depan toko swalayan.

Baca juga: Berusaha Mempertahankan Handphone yang Dijambret, Remaja di Bojonegoro Tewas Ditusuk Pisau

"Jadi selisih paham di jalan doang. Enggak kenal mereka. Rombongan anak-anak muda, (melawan) anak-anak muda juga. Cuma yang satu pelakunya ini, bawa sajam," ujar AKP Riki Donaire Piliang saat dihubungi awak media, Minggu (12/12/2021).

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban diketahui mengalami luka sobek pada bagian perut, akibat sabetan sajam yang dibawa pelaku.

Mendapati korbannya dalam keadaan terkapar, AKP Riki Donaire Piliang mengatakan, pelaku kemudian kabur melarikan diri bersama kelompoknya.

"Di bagian perut. Satu luka. Kepalanya enggak luka. Semalam saya cek, luka cuma perut aja. Sekarang di RSUD Dr Soetomo. Orangnya habis nyabet, langsung lari dia," jelas AKP Riki Donaire Piliang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved