Breaking News:

Berita Trenggalek

Waspada! Sudah Ada 40 Kasus Demam Berdarah di Trenggalek Sejak Awal Musim Penghujan

Warga Kabupaten Trenggalek diimbau untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
Ilustrasi nyamuk demam berdarah 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Warga Kabupaten Trenggalek diimbau untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kasus penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti itu di Kabupaten Trenggalek sudah mulai ditemukan sejak awal musim penghujan sekitar sebulan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, sudah ada temuan sekitar 40 kasus DBD dalam beberapa pekan terakhir.

“Menyebar di beberapa kecamatan. Terakhir kemarin ada di Kecamatan Tugu dan Watulimo,” kata Saeroni, Minggu (12/12/2021).

Saeroni menjelaskan, tim dari dinas kesehatan langsung melakukan penyelidikan epidemiologi di suatu kawasan begitu ditemukan kasus DBD.

Hal ini untuk meminimalisir lonjakan kasus DBD dari satu kawasan yang sama.

Tim juga menyosialisasikan ke masyarakat agar mereka melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk.

“Kemudian apabila ada indikasi perlu dilakukan fogging (pengasapan), langsung kami lakukan fogging. Yang terakhir ini kami lakukan di daerah Tugu,” ucapnya.

Para pasien DBD dirawat di puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kabupaten Trenggalek. Saeroni bersyukur, hingga saat ini belum ada kasus warga meninggal akibat DBD.

Namun, ia tetap mewanti-wanti agar masyarakat peduli terhadap lingkungan dengan memberantas sarang nyamuk.

Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelum, kasus demam berdarah bisa menyerang siapa saja dan dapat berakibat fatal.

Pada 2020, belasan orang di Kabupaten Trenggalek terserang demam berdarah tiap bulannya.

Berdasarkan catatan dinkes, kasus demam berdarah biasa mewabah antara November hingga Februari tiap tahunnya.

“Untuk saat ini sebenarnya masyarakat masih tetap harus mewaspadai demam berdarah. Kewaspadaan harus ditingkatkan,” pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved