Breaking News:

MotoGP

Jelang Tes MotoGP Indonesia 2022, Kawasan Sirkuit Mandalika Mendadak Dipagari Pohon oleh Warga

Jelang tes MotoGP Indonesia 2022, pohon yang pagari sirkuit Mandalika merupakan bentuk protes warga akibat masalah lahan.

Editor: Taufiqur Rohman
Kompas.com
Kawasan sirkuit Mandalika mendadak dipagari pohon oleh warga jelang tes MotoGP 2022, ini alasannya 

TRIBUNJATIM.COM - Satu keluarga di Dusun Ebunut, Desa Kutam Lombok Tengah, Nusa tenggara Barat mendadak memagari kawasan Sirkuit Mandalika dengan pohon pisang jelang tes MotoGP Indonesia 2022.

Aksi pemagaran ini merupakan bentuk protes dari keluarga yang kecewa dengan Indonesia Tourism Development Corporition (ITDC) selaku pengelola kawasan lantaran tak kunjung menyelesaikan pembayaran atas lahan.

Setelah sukses menggelar seri final World Superbike (WSBK) 2021, sirkuit Mandalika bersiap menyambut balapan MotoGP Indonesia 2022 yang dijadwalkan akan berlangsung 3 Maret tahun depan.

Lintasan yang memiliki nama resmi Pertamina Mandalika International Street Circuit tersebut sebelumnya juga akan menggelar tes pramusim MotoGP 2022 pada 11 hingga 13 Februari 2022.

Namun menjelang digelarnya balap motor kasta tertinggi tersebut, publik dihebohkan dengan warga yang memagari kawasan sirkuit Mandalika dengan pohon.

Baca juga: Diprediksi Sedot 200 Ribu Penonton, Sirkuit Mandalika Berbenah Sambut MotoGP Indonesia 2022

Pemagaran kawasan sirkuit dengan pohon Banten tersebut dilakukan satu keluarga di Dusun Ebunut, Desa Kutam Lombok Tengah, NTB, Selasa (30/11/2021).

Mereka juga dengan sengaja menanam pohon pisang di pagar pembatas service road sirkuit berwarna hijau.

Aksi pemagaran ini merupakan bentuk protes dari keluarga yang kecewa dengan Indonesia Tourism Development Corporition (ITDC) selaku pengelola kawasan lantaran tak kunjung menyelesaikan pembayaran atas lahan.

"Kami memagar lahan ini karena tidak ada penyelesaian dari pihak ITDC, kami sudah lama menunggu," kata Suparte, salah satu ahli waris dari pemilik tanah, ditemui Kompas.com, Selasa (30/11/2021).

Suparte mengaku sengaja memagar lahan yang belum dibayar itu agar tidak ada aktivitas pekerjaan proyek di atasnya sampai ada pembayaran dari pihak ITDC.

Halaman
123
Sumber: Otomotif Net
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved