Breaking News:

Berita Madiun

Tak Ada Penyekatan saat Nataru di Kota Madiun, Pemkot Akan Dirikan Pos Pantau di Perbatasan

Pemerintah Kota Madiun akan mendirikan pos pantau di pintu masuk di wilayah Kota Madiun.

TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra
Wali Kota Madiun, Maidi meminta serikat buruh dan asosiasi pengusaha tidak kaku dalam menentukan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022, Senin (22/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemerintah Kota Madiun akan mendirikan pos pantau di pintu masuk di wilayah Kota Madiun.

Pos pantau ini didirikan untuk mengawasi mobilisasi masyarakat yang keluar masuk Kota Madiun.

"Pos pantau kita tempatkan di PG Rejoagung, Tean, dan Gading," kata Wali Kota Madiun, Maidi, Senin (13/12/2021).

Hal tersebut sesuai dengan Inmendagri no 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru.

Dalam Inmendagri yang berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 tersebut mewajibkan pelaku perjalanan keluar daerah harus menunjukkan hasil rapid test antigen 1 x 24 jam dan harus sudah vaksin 2 kali.

Baca juga: Pilkades Serentak Kabupaten Madiun, Kampanye Dibatasi 50 Orang serta Terapkan Libur Daerah

"Kalau mau masuk Kota Madiun belum tes antigen ya kita antigen. Kalau belum vaksin ya kita siapkan," lanjutnya.

Selain di pintu masuk Kota Madiun, Maidi juga sudah mendirikan gerai vaksinasi di Taman Sumber Wangi yang melayani vaskinasi hingga tanggal 31 Desember nanti.

"Yang mau ikut vaksinasi siapapun boleh, jangan sampai masyarakat keliling Kota Madiun tapi belum vaksinasi kedua," terang Mantan Sekda Kota Madiun ini.

Baca juga: Dua Pekan Lalu Masih Rp30 Ribu, Harga Cabai di Kabupaten Madiun Kini Tembus Rp65.000, Ini Sebabnya

Maidi mengatakan, dalam momentum Nataru tahun ini, Kota Madiun masih menerapkan PPKM level 1.

Namun pada malam tahun baru alun-alun ditutup. Sedangkan tempat perbelanjaan dan tempat ibadah dilakukan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan.

"Penyekatan tidak ada tapi terawasi. Di tengah (kota) ada pos polisi. Pahlawan Street Center malam tahun baru tutup," ucap Maidi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved