Breaking News:

Berita Nganjuk

Keluarkan SE Cegah Covid-19 Saat Nataru, Bupati Nganjuk Larang Arak-arakan dan Acara New Year

Keluarkan SE untuk cegah penularan Covid-19 saat libur Nataru, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melarang arak-arakan serta acara new year.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di masa libur Natal dan Tahun Baru, Jumat (10/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Bupati Nganjuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). SE bernomor 440/3639/411.030/2021 tersebut ditandatangani Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.

Dalam SE, Marhaen Djumadi menyebutkan, selain Nataru, dasar lain dikeluarkan SE adalah sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 26/2021 tentang Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 pada Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Dalam SE itu, dijelaskan Marhaen Djumadi, ada beberapa poin imbauan. Di mana imbauan tersebut ditujukan kepada para pimpinan perangkat daerah, camat, kepala desa maupun kepala kelurahan.

"Kemudian kepada para pemuka agama, tokoh berbagai elemen masyarakat, pelaku bisnis, jasa, dan usaha pariwisata agar mengikuti SE tersebut," kata Marhaen Djumadi, Jumat (10/12/2021).

Selanjutnya, dikatakan Marhaen Djumadi, untuk kepala perangkat daerah agar menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat. Yakni dengan menjalakan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) serta 3T (testing, tracing, treatment) di lingkungan masing-masing selama periode libur Nataru.

"Serta melakukan sosialisasi peniadaan cuti mudik Nataru kepada ASN di lingkungannya," ujar Marhaen Djumadi.

Kepada camat, kepala desa dan kepala kelurahan, ungkap Marhaen Djumadi, untuk mengaktifkan kembali fungsi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di masing-masing lingkungan, kecamatan, kelurahan, dan desa serta Rukun Tetangga (RT) Rukun Warga (RW) paling lama tanggal 20 Desember 2021. Selanjutnya melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan pencapaian target vaksinasi Covid-19 lansia, sampai akhir Desember 2021.

Baca juga: Meski PPKM Level 3 Dibatalkan, SE Larangan Cuti dan Bepergian Bagi ASN Pemprov Jatim Tetap Berlaku 

"Dan melakukan sosialisasi peniadaan mudik Nataru kepada warga masyarakat dan masyarakat rantau yang ada di wilayahnya. Serta bersama dengan TNI-Polri melarang adanya pawai dan arak-arakan Tahun Baru serta pelarangan acara old and new year kepada masyarakat," tandas Marhaen Djumadi.

Kepada pemimpin agama, tokoh dan seluruh elemen masyarakat untuk membantu Satgas Covid-19 di lingkungannya dalam hal mengimbau masyarakat melaksanakan pengetatan protokol kesehatan (prokes) selama periode Nataru, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama libur Tahun Baru.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved