Breaking News:

Berita Gresik

Ngaku Kena Gendam, Kedok Asli Wanita Asal Bawean Malah Terbongkar, Polisi Sampai Turun Tangan

Seorang perempuan bernama Laila asal Pulau Bawean mengaku kena gendam kepada atasan di tempatnya bekerja. Uang sebanyak Rp 90 juta pun raib. Setelah

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Ilustrasi -wanita Bawean ngaku kena gendam, tapi malah kuras harta majikan 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang perempuan bernama Laila asal Pulau Bawean mengaku kena gendam kepada atasan di tempatnya bekerja.

Uang sebanyak Rp 90 juta pun raib.

Setelah proses pemeriksaan di kantor Polisi, ternyata Laila sendiri yang menarik uang majikannya diam-diam. 

Baca juga: Minta Ganjar Pranowo Jadi Pembina, Puluhan Pengurus PPDI Ramai-ramai Datangi Kantor Gubernur Jateng

Korbannya adalah Ramadlan Fikri (25) seorang agen BRIlink asal Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura. Dia  menjadi korban penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh karyawannya sendiri. 

Penggelapan uang puluhan juta itu bermodus membuat laporan transaksi keuangan secara fiktif. Setelah diperiksa oleh korban, ada selisih keuangan sebesar Rp. 90 juta. 

Korban baru tersadar saldornya raib saat melakukan pemeriksaan. Ternyata ada transaksi mencurigakan. Dari total saldo Rp. 97 juta tiba-tiba terkuras, sebanyak Rp 90 juta raib. Korban pun akhirnya melapor ke kantor polisi. 

Laila diperiksa polisi, sempat berkilah dan mengaku menjadi korban perampokan dengan modus gendam. Namun ketika dilakukan pengecekan rekening koran, rupanya Laila melakukan transaksi melalui transfer rekening. 

Dalam peristiwa ini, terdapat 10 kali transaksi saldo keluar. Nilainya rata-rata Rp. 10 juta sampai Rp 30 juta.  Peristiwa itu membuat korban mengalami kerugian mencapai Rp. 90 juta. Meskipun ada upaya mediasi, kasus ini akhirnya berlanjut ke ranah hukum. 

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan dalam surat Nomor : S.Tap/29/XI/2021/Reskrim tertanggal 29 November 2021 menyatakan telah menetapkan tersangka dalam kasus penggelapan ini. 

"Kami telah menetapkan tersangka atas nama saudari Laila," tegasnya, Rabu (15/12/2021) 

Laila tidak bisa berkilah. Penyesalannya tidak merubah keadaan. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Laila mendekam di balik jeruji besi. 

"Penyidikan dugaan tindak pidana penggelapan atau penggelapan dalam jabatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 atau 374 KUHP,  telah menetapkan tersangka yaitu saudari Laila," paparnya. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved