Breaking News:

Berita Gresik

Respon Camat Duduksampeyan Terkait Kisah Farhan dan Nenek Kina, Diberi Bantuan Rp 300 Setiap Bulan

Cerita Farhan bocah 12 yang kehidupannya viral di media sosial karena tinggal di emperan dan pernah dijual ayahnya mendapat perhatian. Camat

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Kecamatan Duduksampeyan bersama Pemdes Glanggang duduk bersama di balai Desa Glanggang, Jumat (17/12/2021) kemarin. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraha. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Cerita Farhan bocah 12 tahun yang kehidupannya viral di media sosial karena tinggal di emperan dan pernah dijual ayahnya mendapat perhatian. Camat Duduksampeyan merespon dengan memberi penjelasan terkait bentuk perhatian Pemdes Glanggang selama ini.

Setelah berkoordinasi dengan pemerintah desa juga mendatangi kediaman Kina, dan Farhan yang merupakan siswa MI Almunawaroh itu. 

Dalam koordinasi yang digelar di Balai Desa Glanggang, dihadiri Camat Merista Dedy Hartadi, Kades Amrozi, Kepala MI Almunawaroh dan guru Ida Ruadiana pada Jumat (17/12/2021) kemarin. 

Camat yang kerap dipanggil Dedy menuturkan, bila pihak pemdes sudah memberikan perhatian. 

Setiap bulan mendapat bantuan BLT DD Rp300 ribu. Sekolah juga gratis. Termasuk bantuan kesehatan. 

"Keluarga besar Bu Kina, yaitu Sekdes Glanggang juga memberikan bantuan,” kata Dedy. 

Baca juga: Tunjungan Romansa, Bangkitkan Empati Surabaya untuk Semeru

Sebelumnya, dia mengapresiasi langkah Ida Rusdiana yang mengunggah kisah Farhan di grup Facebook.

Sehingga mendapat respon beragam. Dedy hanya menyanyangkan postingan itu tanpa koordinasi dengan pihak pemdes. Seolah-olah tidak ada perhatian dari Pemdes setempat selama ini. 

Dikatakannya, pemerintah secara umum berencana membantu Farhan dan Neneknya Kina. Diantaranya mengusulkan bantuan rehab rumah dalam program gakin. Tapi terkendala dengan lahan.  Kina saat ini menempati bagian dari samping rumah anaknya, Sriatun. Bangunan semi permanen berdiri di tanah desa. 

"Jadi gak bisa diajukan dalam program bedah rumah gakin,” kata dia. 

Farhan selama ini mendapat bantuan pendidikan gratis. Dibantu Pemdes setempat. Dedy berencana membantu pendidikan lewat program Nawa Karsa pendidikan gratis anak kurang mampu. 

“Sekarang pendidikannya dibantu pemdes. Setelah ini kami coba bantu ajukan ke Dinas Pendidikan,” tutup Dedy. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved