Breaking News:

Berita Gresik

Kembangkan Sekolah di Gresik Yang Maju, Ratusan Calon Kepala Sekolah di Diklat

Ratusan Calon Kepala Sekolah (CKS) Dasar di Kabupaten Gresik mengikuti diklat di Universitas Muhammadiyah Gresik, Minggu (19/12/2021).

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
PRAKTIK - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Harianto (baju batik coklat) saat meninjau praktikum calon kepala sekolah di Hotel Horison Gresik, Sabtu (18/12/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ratusan Calon Kepala Sekolah (CKS) di Kabupaten Gresik mengikuti diklat di Universitas Muhammadiyah Gresik, Minggu (19/12/2021).

Dari diklat tersebut, diharapkan, para CKS bisa meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan sekolah, agar generasi emas Bangsa Indonesia dapat terwujud. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Harianto mengatakan, peserta diklat CKS ini diikuti 154 guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik. Termasuk ada yang dari Pulau Bawean. 

Baca juga: Cerita Suku Wanita Amazon yang Hidup Tanpa Pria, Cara Mereka Bisa Hamil & Punya Anak Terkuak

Diklat ini dilaksanakan dari Lembaga Penyelenggara Diklat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidkan, Universitas Muhammadiyah Gresik (LPD FKIP UMG).

Dari diklat tersebut, Harianto berharap, peserta diklat calon Kepala Sekolah bisa meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan pendidikan di Kabupaten Gresik. Sebab, generasi emas Indonesia tergantung dari pendidikan dasarnya. 

“Semoga, kedepan, masa depan pendidikan di Gresik bisa semakin baik dan berkembang. Bapak Ibu sebagai orang pilihan bisa mengikuti diklat ini. Semoga, Bapak Ibu ini dapat membantu pendidikan di Kabupaten Gresik bisa lebih baik dan berkembang,” kata Harianto. 

Lebih lanjut Harianto menambahkan, sebagai Kepala Sekolah, ada peraturan dari Permendiknud nomor 8 tahun 2018, tentang petunjuk operasional dana alokasi khusus fisik bidang pendidikan. Sehingga, jika menjadi Kepala Sekolah harus memperhatikan standar mutu pendidikan, yaitu standar prasarana dan standar pendidik. 

“Saat ini sarana prasarana pendidikan dasar 75 persen ada yang rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. Ini tanggung jawab kita untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas, sehingga anak didik bisa belajar dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.

Sementara Rektor UMG Eko Budi Leksono mengatakan, peserta Diklat Calon Kepala Sekolah ini bisa mengemban amanah dengan baik. Dan bisa meningkatkan mutu pendidikan, sehingga betul-betul bisa mencerdaskan generasi emas Bangsa Indonesia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved