Breaking News:

Berita Tuban

Ngamen Kemanusiaan Seniman Tuban untuk Bantu Korban Erupsi Semeru, Kumpulkan Dana Rp 60 Juta Lebih

Komunitas seniman di Tuban menggelar ngamen kemanusiaan untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru, kini sudah terkumpul Rp 65.959.000.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Aksi ngamen kemanusiaan seniman Tuban untuk korban erupsi Gunung Semeru, di Pasar Grabagan, Minggu (19/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, turut menggugah aksi sosial dari semua lapisan. 

Termasuk kelompok yang tergabung dalam Komunitas Seniman Tuban.

Mereka menggelar aksi galang dana untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru.

Aksi ngamen kemanusiaan ini bukan yang pertama, selama berhari-hari, mereka tour dari satu pasar ke pasar lain untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah. 

"Ini sudah yang ke 12 titik pasar, di Pasar Grabagan kali ini dapat Rp 5.410.000. Target kami semua pasar akan kita singgahi untuk ngamen kemanusiaan," kata kordinator aksi galang dana, Astro CR saat berada di Pasar Grabagan, Minggu (19/12/2021). 

Ia menjelaskan, pekerja seni yang terdiri dari penyanyi, musisi, MC, soundman, persewaan tarup panggung, shooting, perias dan relawan seni, secara kompak menggalang donasi. 

Nantinya, hasil uang ngamen akan diberikan seluruhnya kepada korban terdampak erupsi Gunung Semeru

Tak berhenti di situ, komunitas seniman akan terus road show di beberapa titik lainnya, hingga akan menggelar puncak ngamen pada Minggu (26/12/2021). 

Baca juga: Lagi, Relawan Temukan Jenazah Korban Erupsi Semeru, Bermula dari Laporan Warga Cium Bau Menyengat

"Hingga kini sudah terkumpul Rp 65.959.000, targetnya di 20 titik pasar, jadi kurang 8 titik lagi. Hasil yang terkumpul nantinya akan kita sumbangkan semua, bekerja sama dengan Dinas Sosial," pungkas Astro yang juga sebagai pengurus DPC PAMMI Tuban

Sementara itu, untuk kebutuhan pelaksanaan ngamen seperti panggung, tarup, sound system adalah murni sumbangan dari Paguyuban Sound System Tuban (PSST) dan pemilik usaha persewaan tarup lainnya.

"Alhamdulillah semua perangkat gratis, semua saling mendukung," Kata Ketua PSST, Qowitono. 

Sekadar diketahui, ngamen kemanusiaan ini mendapat dukungan dari organisasi PAMMI, PAPPRI, PSST, PPST, Paracundaka dan Permadani.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved