Breaking News:

Berita Trenggalek

Soal Penolakan Aturan Minimal Aloksi Dana Desa untuk BLT, Fitra Jatim: Kesannya Ada Sentralisasi

Soal penolakan aturan minimal aloksi dana desa (DD) untuk BLT, Fitra Jatim: Kesannya ada sentralisasi keuangan desa.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
Kades dan perangkat desa di Trenggalek menolak Perpres 104/2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Para kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Trenggalek menolak Peraturan Presiden (Perpres) 104/2021 tentang Rincian APBN 2022.

Poin yang mereka tolak ada pada pasal 5 ayat 4 yang mengatur batas minimal penggunaan dana desa (DD) untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) minimal 40 persen.

Penolakan oleh para perangkat desa itu masih menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Di media sosial, mereka menyampaikan kesepakatan dan ketidaksetujuan kepada pihak desa.

Menurut Koordinator Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (Fitra) Jawa Timur, Dakhlan, aturan penggunaan dan penentuan anggaran DD mengesankan adanya sentralisasi keuangan desa.

“Perpres 104 membatasi ruang perencanaan desa karena tinggal 30an persen dana desa yang bisa digunakan untuk mendanai hasil perencanaan,” kata Dakhlan, Minggu (19/12/2021).

Selain itu, BLT DD, Perpes 104/2021 juga menentukan penggunaan DD minimal 20 persen untuk program ketahanan pangan dan hewani, serta minimal 8 persen untuk mendukung pendanaan penanganan Covid-19 (virus Corona).

Dengan demikian, sisa anggaran DD di tiap desa yang bisa dipakai untuk merealisasikan rencana yang telah disusun tinggal 32 persen.

Menurut Dakhlan, pemerintah pusat mestinya memperkuat indikator kinerja di desa, alih-alih mengatur nilai minimal alokasi anggaran untuk BLT dan lainnya.

Baca juga: Jelang Susenas, Gubernur Khofifah Minta Kepala Daerah Segera Cairkan BLT Dana Desa dan Bansos

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved