Breaking News:

Berita Madiun

Pangdivif 2 Kostrad Puji Pasukan Yonif 501 Bajra Yudha Kembali dari Papua, Berhasil Lumpuhkan KKSB

Pasukan batalyon infanteri para raider 501 Bajra Yudha berhasil mengemban tugasnya melakukan pengamanan perbatasan Indonesia - Papua Nugini

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Upacara Purna Tugas Satgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 501 Bajra Yudha 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pasukan Batalyon infanteri Para Raider 501 Bajra Yudha berhasil mengemban tugasnya melakukan pengamanan perbatasan Indonesia - Papua Nugini.

Setelah 10 bulan berada di Kabupaten Intan Jaya Papua, 450 pasukan tersebut pulang kembali ke markas Yonif para raider 501/BY di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Madiun dengan lengkap.

Dalam upacara purna tugas Satgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 501/BY, Panglima Divisi Infantri 2 Kostrad, Mayjen TNI Andi Muhammad sebagai inspektur upacara menyampaikan rasa bangganya terhadap pasukan tersebut.

"Saya merasa terharu dan bangga terhadap prajurit saya di jajaran Yonif 501 Kostrad ini karena selama melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan SOP nya dimana keberhasilan telah dia raih," kata Andi, ditemui usai menjadi Irup, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Tak Kenal Lelah! Cerita Super Woman yang Bekerja Keras untuk Keluarga

Menurut Andi, kondisi di Kabupaten Intan Jaya semakin kondusif setelah Yonif 501/BY masuk di sana. 

Selain melakukan pengamanan, pasukan tersebut juga melakukan pendekatan dengan berbagai pentolan serta tokoh agar kondusivitas terjaga.

"Alhamdulillah masyarakat di Kabupaten Intan Jaya mulai beraktivitas dengan normal sehingga ekonomi bisa mulai berjalan," lanjutnya.

Lebih dari semua itu, Andi menegaskan tidak ada pasukan Yonif Para Raider 501/BY yang gugur selama penugasan pengamanan di perbatasan.

"Semua selamat dan mereka berhasil melumpuhkan KKSB (kelompok kriminal separatis bersenjata) termasuk mendapatkan (mengamankan) tokoh, satu pucuk senjata jenis pistol dan beberapa amunisi serta alat komunikasi lainnya yang digunakan KKSB," tambah Andi.

Tak hanya itu, Pasukan Yonif 501/BY juga turun langsung dalam evakuasi korban tragedi kecelakaan pesawat Rimbun Air pada pertengahan bulan September lalu.

Dalam evakuasi selama lebih kurang 12 jam dalam medan yang berat, pasukan tersebut berhasil menyelamatkan tiga korban kecelakaan pesawat Rimbun Air.

Kumpulan berita Madiun terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved