Breaking News:

Berita Mojokerto

Puluhan Sopir Bus di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto Dites Urine dan Antigen, Ini Hasilnya

Puluhan sopir bus angkutan umum menjalani tes kesehatan berupa swab antigen dan tes urine di Terminal Kertajaya, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto,

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Mohammad Romadoni
Pemeriksaan Tes Urine dan Swab Antigen sopir bus dan penumpang di Terminal Kertajaya 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Puluhan sopir bus angkutan umum menjalani tes kesehatan berupa swab antigen dan tes urine di Terminal Kertajaya, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (22/12/2021). 

Tes kesehatan tersebut diperuntukkan guna memastikan kondisi sopir saat mengemudikan kendaraan angkutan umum tidak dipengaruhi minuman beralkohol dan narkoba.

Kondektur bus dan sejumlah penumpang angkutan umum juga tak luput dari pemeriksaan tersebut.

Kapolresta Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan tes urine dan swab antigen dipusatkan di Terminal Kertajaya ini dilaksanakan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam Operasi Lilin Semeru 2021.

Sasarannya adalah sopir bus angkutan umum, kondektur dan penumpang termasuk pemeriksaan kelayakan kendaraan.

"Polresta Mojokerto memiliki 9 pos pengamanan salah satunya Pos di Terminal Kertajaya ini sehingga kita fokus pemeriksaan pengemudi dan kelayakan kendaraan untuk mengantisipasi potensi yang akan terjadi dan menjamin keselamatan dalam mobilisasi saat Nataru," ungkapnya, Rabu (22/12/2021).

Rofiq menjelaskan Rapid Antigen ini untuk sementara diperuntukkan bagi sopir bus dan kondektur serta sejumlah penumpang lantaran pelaksanaan Ops Lilin Semeru pada 24 Desember 2021. 

"Hasil temuan ada sebagian sopir bus vaksinasi satu kali namun mereka rata-rata sudah divaksin Covid-19," jelasnya.

Dalam kegiatan itu, Rofiq bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto juga memeriksa kelayakan kendaraan.

Dia sempat menguji kelayakan bus angkutan umum yang berhenti menurunkan penumpang di dalam Terminal Kertajaya. Hasilnya, ditemukan sejumlah komponen kendaraan yang tidak.

"Harusnya kendaraan yang kondisinya tidak layak tidak boleh jalan lantaran itu menjadi potensi terjadinya kecelakaan," terangnya.

Kabid Pengendalian Operasi (Dalops) dan Perpakiran Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Robik Subagio menambahkan hasil pemeriksaan ada sejumlah bus angkutan umum yang tidak layak jalan.

"Hasilnya pemeriksaan kelayakan kendaraan ditemukan seperti kondisi alur ban dan habis masa berlaku uji kelayakan kendaraan (Kir) nanti ditindaklanjuti oleh Dishub Provinsi Jatim," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved