Breaking News:

Berita Kota Malang

Sumbersekar Menuju Desa Digital Bersama Universitas Ma Chung Malang

Universitas Ma Chung Malang melakukan program pembelajaran kolaboratif bersama Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Pengabdian kepada masyarakat dalam rangka implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Program Studi Sistem Informasi Universitas Ma Chung Malang melakukan program pembelajaran kolaboratif bersama Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (24/12/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Program Studi Sistem Informasi Universitas Ma Chung Malang melakukan program pembelajaran kolaboratif bersama mitra desa.

Dosen yang menjadi Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Sistem Informasi, Meme Susilowati mengatakan, program tersebut bertujuan untuk hilirisasi hasil penelitian, agar hasil penelitian tidak hanya berhenti di jurnal, namun dapat diimplementasikan di masyarakat.

Kegiatan ini diwujudkan dengan digitalisasi administrasi Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dengan tajuk “Implementasi Sistem Informasi Repositori Digital Berbasis Web pada Kantor Desa Sumbersekar.”

Repositori digital diartikan sebagai sumber informasi yang didapat dari arsip digital dari aktivitas yang ada di dalam sebuah institusi. Repositori diperlukan untuk memudahkan akses pada dokumen atau file, baik dalam proses pengunggahan maupun proses pengunduhan.

Media penyimpanan yang tersentralisasi dapat juga mendukung proses verifikasi, yaitu proses memeriksa, mengkonfirmasi, serta memastikan sebuah arsip untuk menjamin legalitas serta integritas dokumen terkait dan keterkaitannya dengan Desa Sumbersekar.

“Kegiatan ini berangkat dari keinginan desa untuk beralih dari sistem manual menjadi sistem terkomputerisasi,” ujar Meme Susilowati, seperti rilis yang diterima Tribun Jatim Network pada Jumat (24/12/2021).

Meme Susilowati menambahkan, pihaknya membantu mengubah data-data hardcopy menjadi data digital (softcopy), lalu diunggah ke sebuah sistem berbasis web.

“Kami pilih Desa Sumbersekar karena Desa Sumbersekar memiliki prestasi hingga tingkat nasional dalam hal pengelolahan PKK dan kesehatan, sehingga Universitas Ma Chung Malang tergerak untuk membantu melengkapi prestasi itu dalam hal IT dan manajemen lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, pihak Desa Sumbersekar menilai, yang dilakukan Universitas Ma Chung Malang merupakan sesuatu yang sangat berguna.

“Pemerintah desa masih melakukan pengarsipan secara manual, sehingga rawan kesalahan, mulai salah meletakkan arsip, kehilangan arsip, sehingga proses verifikasi dokumen kependudukan memerlukan waktu yang lama, sehingga proses repositori digital ini mempermudah kami yang hanya memiliki satu orang personel administrasi,” ujar Sekretaris Desa Sumbersekar, Eko Sasmito Hadi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved